PPK Gebang Diduga Sunat Uang Makan Petugas KPPS Di 206 TPS

PPK Gebang Diduga Sunat Uang Makan Petugas KPPS Di 206 TPS
0 Komentar

Tak hanya itu, sumber juga menyoal masalah pemotongan uang tenda Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebesar Rp 200 ribu per TPS. “Anggaran buat tenda dan kursi dari KPU Kab Cirebon yang seharusnya itu berjumlah Rp 1,6 juta di setiap TPS, faktanya hanya diterima oleh tiap-tiap TPS Rp 1,4 juta. Kami menerima itu dari PPK Gebang melalui PPS di desa masing-masing. Artinya ada yang hangus Rp 200 ribu, bila dikali 206 TPS, maka total uang yang terkumpul adalah Rp 41.200.000. Jika dijumlah dengan pemotongan uang makan maka jumlahnya Rp 152.440.000. Kami harap masalah ini bisa diusut sampai tuntas,” terang sumber.

Sedangkan dari pantauan JP di status WA sejumlah anggota KPPS juga menyampaikan ungkapan kecewa atas pemotongan tersebut tepat di hari pencoblosan. Lagi-lagi mereka merasa diperlakukan tidak adil sebagai petugas KPPS yang justru langsung berhadapan dengan para pemilih.

Sementara itu, Ketua PPK Gebang, Arief Bachtiar didampingi Bendahara PPK Gebang, Wilan, Komisioner KPU Cirebon Ujang Kusumah, saat dikonfirmasi Tim JP bersama 12 PPS (minus PPS Kalipasung), mengatakan, bahwa adanya pemotongan itu untuk rencana acara pembubaran kepanitiaan dan adanya kegiatan yang tidak tercover pada anggaran.

Baca Juga:Prabowo Nyaris Salip Keunggulan JokowiQuick Count Pilpres 2019: Jokowi 55 Persen, Prabowo 44 Persen

Di sisi lain, pleno juga dilakukan sampai 5 hari kerja dan kata dia, tidak ada anggarannya. “Ini sudah bukan rahasia lagi dan persoalan yang tidak perlu kita tutup-tutupi. Kegiatan kita luar biasa sedangkan ada kegiatan yang tidak ada mata anggarannya. Tidak seperti pilkada,” ujar Arief.

Sedangkan Bendahara PPK Gebang, Wilan mengakui bahwa pemotongan yang dilakukan institusinya dengan melibatkan 13 PPS adalah sebuah kesalahan. “Mungkin kalau dari prosedur kita salah, tapi kita siasati supaya jalan semuanya. Karena kalau sampai acara pembubaran, kira-kira sebesar itu anggarannya,” ujar dia.

PPK Gebang Diduga Sunat Uang Makan Petugas KPPS Di 206 TPSPAPARKAN – Bendahara PPK Kec Gebang, Wilan, saat memaparkan pemotongan uang makan dan tenda yang digunakan sebagai anggaran pembubaran kepanitiaan pemilu.

Senada dengan Ketua PPK, Wilan juga menyampaikan bahwa pemotongan tersebut sebagai cadangan untuk kegiatan pembubaran kepanitiaan dari PPK sampai KPPS se-Kec Gebang. “Ibarat buat rumah harus ada cadangan. Tapi kok gede juga yah. Saya baru sadar setelah kemarin KPPS di Desa Gagasari dan Kalipasung pada demo ke sini,” bebernya dengan mimik menyesal.

0 Komentar