Sama halnya ketika redaksi mencoba menemui Dirut PD. BPR Astana Japura (Asjap) Multahibun SH, MH, untuk konfirmasi. Customer Service (CS) di sana mengatakan bahwa Pak Ibun, begitu Ia akrab disapa sedang ada keperluan di luar kantor. “Langsung saja ke pak dirut karena yang mewakili untuk statment juga sama lagi pada keluar,” kata CS sambil menyebutkan bahwa Pak Ibun menjadi kandidat Dirut untuk merjer PD. BPR Asjap yang nantinya membawahi 7 BPR lainnya. Sedangkan saat tiba di PD BPR Waled untuk menemui Dirut Yus Ayutrisna SE, kantornya dalam keadaan tutup karena sedang istirahat.
Hanya Dirut PD. BPR Karangsembung H. Sujono SH yang bisa ditemui untuk dikonfirmasi. Ia mengatakan bahwa kepemimpinannya di sana sejak tahun 2002. “Dari tahun 2002. Satu periode 4 tahun, apabila masih bagus bisa diteruskan. Yang menentukan dirolling atau tidaknya itu kewenangan pemilik, terserah pemilik (Bupati Cirebon),” ujarnya, Rabu (13/3/2019) siang.
Ia menjelaskan, meski idealnya ada rotasi kepemimpinan di PD. BPR, namun Ia tak bisa menolak keinginan pemilik yang saat itu (periode 2014 – 2018) era kepemimpinan Bupati Sunjaya Purwadisastra. “Kalau saya pribadi sih pengennya lebih bagus dimana ya pindah. Tapi kebetulan penilaian pemimpin meminta saya tetap di sini, meski kadang jenuh juga,” terangnya.
Baca Juga:700 Siswa MAN 4 Cirebon Ikuti Millennial Road Safety Festival Polsek LemahabangDeteksi Dini Narkoba, Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang Gelar Tes Urine
Di sisi lain, penanaman deposito (tabungan) di PD. BPR ini, kata dia erat kaitannya dengan kepercayaan. “Di BPR kadang kala karena kepercayaan terhadap seseorang. Mungkin kalau dipindah nanti depositonya ditarik lagi. Itu kemungkinan sih. Nah makanya dengan adanya merjer ini lebih bagus,” ucap Sujono.
Sementara itu, 19 Maret 2019 mendatang, Gubernur Jabar akan melantik Bupati dan Wakil Bupati Cirebon terpilih Periode 2019 – 2024. Bupati terpilih Sunjaya Purwadisastra kini sedang menjalani persidangan pasca OTT KPK sampai vonis hukuman. Sedangkan Wakil Bupati Cirebon terpilih, Imron Rosadi tetap dilantik.
