Puluhan Tahun Para Direksi PD. BPR Di Kabupaten Cirebon Tidak Dirotasi, Sehatkah?!

Puluhan Tahun Para Direksi PD. BPR Di Kabupaten Cirebon Tidak Dirotasi, Sehatkah?!
BPR BABAKAN - Inilah kantor PD BPR Babakan yang dipimpin Dirut Ir. Hj Suating.
0 Komentar

“Brand image suatu perusahaan itu sangat mengena, tertanam di hati masyarakat. Seperti kebanyakan masyarakat awam yang menyebut BPR, pasti mengarah kepada suatu Brand yaitu BPR KS (Karyajatnika Sadaya). Salah satu BPR terbesar di Jabar yang mencapai masa kejayaan pada tahun 2009 – 2014 ini berhasil membangun branding image kepada masyarakat bahwa BPR adalah “KS”, bukan BPR lainnya. Jelas, ini adalah suatu pencapaian yang luar biasa. Namun, sangat memprihatikan bila Branding Image BUMD yang seharusnya dibangun agar masyarakat lebih mengingat nama perusahaan, nama daerah, dan merk dagang, tapi bergeser maknanya sebagai perusahaan milik pribadi, karena para pejabatnya terlalu lama menjabat,” ungkap sumber.

Sedangkan sumber lainnya mencontohkan, sebuah obrolan yang nyata terjadi diantara para nasabah BPR atau calon nasabah BPR. Dimana, Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat atau PD BPR lebih dikenal dengan sebutan “BPR milik Bu fulan” atau “BPR milik Pak Fulan”. Kenapa bisa terjadi, tanya JP? “Jawabannya sederhana mas, karena sudah terlalu lamanya para Pimpinan BPR itu tidak dirolling. Sudah beberapa periode tidak ada pergantian kepemimpinan. Sehingga, masyarakat lebih mengenal BPR milik Pemkab Cirebon ini sebagai BPR milik perseorangan, yang sudah memimpin BPR itu belasan bahkan puluhan tahun lamanya, jadi mereka itu seperti raja-raja kecil, yang mungkin bakal tetap menjabat sampai pensiun,” ulas sumber.

Bukan karena hal itu saja. Kata dia, sebagian masyarakat menyebut BPR sebagai BPR milik perseorangan. “Masyarakat awam meyakini bahkan menyebut BPR itu milik perseorangan karena memang di kantor tersebut banyak Saudara, Kerabat dan orang dekat pimpinan yang bekerja disana. Sehingga semakin membangun image kepada masyarakat bahwa BPR tersebut adalah BPR punya bapa ini atau BPR punya ibu ini. Ya jadi BUMD mas, alias Badan Usaha Milik Dewek,” terang sumber.

Baca Juga:700 Siswa MAN 4 Cirebon Ikuti Millennial Road Safety Festival Polsek LemahabangDeteksi Dini Narkoba, Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang Gelar Tes Urine

Sementara itu, sejumlah Dirut PD. BPR saat dikonfirmasi Jabar Publisher, Rabu (13/3/2019) tidak ada dikantornya. Menurut informasi dari karyawan PD. BPR Babakan, Dirut PD. BPR Babakan Ir Hj Suating sedang pergi ke Sumber. “Bu Ating minggu-minggu ini sering keluar. Ke kantor sebentar terus agak siangan keluar lagi. Jadi pas mau ada rencana merjer ini agak sibuk,” ungkap customer service PD BPR Babakan. Sedangkan dikonfirmasi via pesan whatsapp, Suating hanya membacanya saja, tanpa memberikan jawaban.

0 Komentar