CIREBON – Kantor Imigrasi Kelas II A Cirebon bersama TNI dan Polri memeriksa sejumlah perusahaan di Cirebon Timur yang diduga mempekerjakan warga negara asing (WNA). Sejumlah Kecamatan yakni Kecamatan Losari, Ciledug, dan Gebang dalam 3 hari berturut-turut terhitung sejak Senin – Rabu kemarin menjadi sasaran inspeksi mendadak (Sidak) Kantor Imigrasi Cirebon.
Pelaksanaan kegiatan pengawasan orang asing bersama instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kecamatan ini, diawali di Losari pada Senin (4/3/2019) dengan menggandeng Polsek Losari, Koramil Losari dan pihak Kecamatan. Pengawasan berikutnya dilanjutkan di Kecamatan Ciledug pada Selasa (5/3/2019) dengan menggandeng pihak Kecamatan Ciledug, Koramil Pabuaran dan Polsek Pabuaran.
Adapun kegiatan hari ketiga, Rabu (6/3/2019), Timpora melanjutkan kegiatannya di Kec Gebang bersama Polsek Gebang dan Koramil Babakan. Di Gebang, mereka mendatangi PT. Jaya Blokmil Indonesia dan PT. New Hope Indonesia sekaligus memeriksa kelengkapan dokumen belasan TKA (Tenaga Kerja Asing) di sana.
Baca Juga:Kuwu Kalipasung Angkat Bicara Soal PT. JBI dan Penangkapan 2 WNAGelar Razia, Imigrasi Cirebon Amankan 2 WNA Di “PT. JBI” Desa Kalipasung
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon M Tito Andrianto mengatakan, Timpora akan terus memantau dan menertibkan keberadaan WNA khususnya yang berada di Wilayah Cirebon. “Setiap WNA boleh saja melakukan aktifitas di negara kita, asalkan memiliki izin atau dokumen resmi sehingga tidak menimbulkan masalah hukum kewarganegaraan,” tandasnya. Imigrasi juga berencana menggelar konferensi pers akhir bulan nanti untuk memaparkan hasil kerja Timpora selama 1 bulan ini.
Camat Ciledug, Solihin HS saat dikonfirmasi JP mengatakan, bahwa hasil operasi Timpora di Kec Ciledug berlangsung aman dan kondusif. “Semuanya berjalan lancar, di kecamatan kami tidak ada WNA yang diamankan, hanya pemeriksaan biasa saja di pabrik-pabrik,” ujarnya.
