Dugaan Penggelapan Pajak, Karaoke Sugar Bisa Terancam Pidana

Dugaan Penggelapan Pajak, Karaoke Sugar Bisa Terancam Pidana
0 Komentar

BEKASI – Sebut semua pengusaha hiburan di Kota Bekasi tak pernah ikuti aturan pembayaran pajak yang benar. Salah seorang Manager pengusaha tempat hiburan malam akui gelapkan pajak pendapatan sejak dahulu.

Adanya temuan terkait dugaan penggelapan pajak terhadap pendapatan yang dihasilkan dari, hasil penjualan di sebuah tempat hiburan malam. Salah satu pengusaha Karaoke kelas atas yang ada di Kota Bekasi. Sugar salah satu tempat Karaoke hiburan malam, yang terindikasi menggelapkan pajak pendapatan hingga Miliaran rupiah, sebut dekat dengan semua Pejabat Pemkot Bekasi hingga Wali Kota bahkan petinggi Kepolisian di Polres Metro Bekasi.

Seperti yang dikatakan Roni salah seorang Manager Karaoke Sugar, ketika ditemui dan dikonfirmasi jabarpublisher.com membenarkan bahwa data laporan keuangan dan laporan pembayaran pajak yang dimiliki jabarpublisher.com benar data tersebut adalah milik Karaoke Sugar.

Baca Juga:Pemdes Dompyong Wetan Sukses Gelar Donor Darah, HUT RI Bakal Lebih MeriahSuap Bupati Cirebon, Sekdis PUPR Divonis 14 Bulan Penjara

Roni pun mengungkapkan, bukan hanya Karaoke Sugar saja yang melakukan penggelapan terhadap pajak pendapatan, hampir semua pengusaha melakukan hal yang sama.

“Kalau mau diusut bukan hanya Sugar saja yang melakukan hal ini, hampir semua tempat hiburan malam khususnya yang ada di Bekasi Selatan semua melakukan hal ini,” ujar Roni ketika ditemui jabarpublisher.com di Lokasi Karaoke Sugar room 12.

Seperti yang dikatakan Roni manager Sugar, bahwa hal ini sudah bukan merupakan hal yang biasa di Kota Bekasi, semua pejabat pun tahu dan bahkan terlibat didalamnya, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pendapatan, Dinas Perizinan sampai Dinas Tenaga Kerja pun ikut terlibat.

“Jaman sekarang tidak ada yang gratis bang, dimana ada yang gratis, tulisannya saja gratis, semua harus dikasih,” ungkapnya

Dirinya pun menambahkan, dari mana saya bisa ngasih Polisi, Tentara dan yang lain kalo kita gak kayak gini.

Ketika ditanya terkait program Pemerintah Kota Bekasi yang mewajibkan menggunakan Tepping bok pada komputer server. Roni pun menjelaskan tidak ada pengusaha hampir di semua Kota Bekasi yang memakainya.

“Cek saja kalau ada yang pakai di Kota Bekasi khususnya wilayah Bekasi Selatan, mana ada yang pakai itu,” kata Roni.

0 Komentar