Dalam keadaan pasrah selama beberapa bulan, lalu ada seseorang yang datang ke rumah Susanah guna memberikan bantuan. “Mereka mengatasnamakan dari Relawan Atap Solidaritas. Mereka memberi bantuan kepada saya dan membawa Sifa ke RS Gunung Jati dan itupun tidak sampai selesai penangannya,” imbuh Sanah begitu dia biasa dipanggil.
Sehari setelah Ia pulang dari RS Gunung Jati datang lagi tetangga Sanah yang kenal dengan relawan lain yang juga menyatakan siap memberikan bantuan pengobatan untus Sifa. “Mereka dari relawan Sedekah Sehari Seribu (S3) dari Cirebon. Saya disuruh minta surat rujukan ke RS Gunung Jati untuk ke dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung. Saya berada di disana kurang lebih satu minggu. Tapi tidak tahu kenapa setelah diperikasa dan menunggu hasil di Lab, saya harus melengkapi persyaratan dulu dan ternyata rujukan dari RS Gunung Jati hilang tidak tahu bagaimana kejadiannya. Saya khawatir dan akhirnya saya pulang ke Cirebon lagi, dijemput oleh petugas dari Pemdes Serang Wetan pada hari Senin tanggal 11 Februari lalu,” ulasnya.
Sanah juga menjelaskan, Relawan S3 masih tetap berusaha membantu saya walau sempat ada miskomunikasi sewaktu di RS Hasan Sadikin. “Alhamdulillah hari Sabtu (16/2/19) saya dibawa lagi ke RS Gunung Jati didampingi Bu Wiwi dan Bu Umi Riyanah untuk melanjutkan pengobatan anak saya. Semuanya diproses dan Sifa sudah dapat ruangan. Saya minta doa dari semuanya semoga Sifa cepat sembuh,” harap Ibunda Sifa.
Baca Juga:Warga Pasaleman Geger Penemuan Ranjau, Pas Dicek Ternyata..Di Markas Slank, RUU Permusikan Akhirnya Berhasil Dibatalkan
Kendati sudah mendapatkan bantuan dari relawan, jelas permasalahan yang menimpa Sifa perlu mendapatkan uluran tangan pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kab Cirebon. Sehingga upaya pengobatan yang sedang dilakukan bisa lebih maksimal dan bisa diketahui bersama perkembangannya termasuk ketika ada kendala yang dihadapi selama proses pengobatan. (adi)
