Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengajak kita untuk menjaga Indonesia dan Jawa Barat, terlebih jelang Pilpres dan Pileg 2019. Hal itu bisa dilakukan melalui berbagai upaya keamanan.
“Kita harus jaga Indonesia dan Jawa Barat. Terjadinya kontestasi politik ini harus terjadi dalam keadaan damai dan harus selesai dalam keadaan aman dan damai juga. Itu adalah syarat penting bagi kita,” kata Tito.
“Kita harus rawat dengan menciptakan upaya-upaya keamanan. Kita buat agar kontestasi di April ini sebagai pesta demokrasi. Ini harus kita rawat dan kita desain Jawa Barat dan Indonesia, sehingga muncul suasana pesta (demokrasi) bukan suasana yang menakutkan,” tegasnya.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Pinjamkan 3 Gudang untuk Logistik KPUSamawi Targetkan Suara Cirebon 70 Persen untuk Jokowi-Ma’ruf Amin
Tito pun optimis Pilpres dan Pileg 2019 akan berlangsung aman dan damai. Terlebih Jawa Barat memiliki modal tersebut, karena menurut Tito Jabar mempunyai pengalaman melaksanakan Pemilu secara kondusif, aman dan damai.
“Insya Allah kita optimis penyelenggaraan Pemilu 2019 akan berlangsung aman dan damai,” ucap Tito.
“Saya juga menghimbau silahkan gunakan hak pilih tapi kita harus tetap jaga, Jawa Barat harus aman, damai, tenang,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolri juga meresmikan masjid Al Amman yang terletak di belakang perkantoran Mapolda Jawa Barat. Masjid yang berada di atas lahan seluas 4.000 m2 ini menelan anggaran pembangunan hingga Rp 17 Miliar lebih dan bisa menampung sekitar 2.000 jamaah.
Tito berharap, masjid tersebut bisa meningkatkan keimanan dan spiritualitas aggota Polri khususnya yang ada di Polda Jabar. Dengan begitu anggota Polri mampu mengendalikan diri, agar kewenangan dan senjata yang ada tidak disalahgunakan untuk mengganggu masyarakat.
“Ini (masjid Al Amman) bisa menjadi sarana untuk memperkuat spiritual anggota kepolisian khususnya di Polda Jawa Barat,” harapnya. (rls/hms)
