Lomba Mewarnai & Narasi Yayasan Nurul Falah Jatipura Super Meriah

Lomba Mewarnai & Narasi Yayasan Nurul Falah Jatipura Super Meriah
0 Komentar

CIREBON – Dalam rangka pendalaman materi Bahasa Indonesia agar lebih baik kepada para siswa, Yayasan Nurul Falah menggelar lomba mewarnai untuk PAUD dan TK serta lomba membuat narasi untuk tingkat SD dan SMP di Desa Jatipura, Kec Susukan, Kab Cirebon, Minggu (20/01/2019) pukul 08:00 – 12:00. Acara berjalan lancar dan meriah nyaris tanpa kendala sejak awal hingga usai.

Ketua Panitia Acara sekaligus Ketua Yayasan Nurul Falah, Kusnadi Husein S.Pd mengatakan, bahwa pemahaman anak-anak tentang pengetahuan Bahasa Indonesia itu sangat minim akibat terlalu akrabnya mereka dengan dunia kekinian seperti gadget, medsos dan laptop. “Kita kenal anak-anak itu lebih akrab dengan gadget, medsos dan laptop. Akan tetapi ketika diterapkan atau diaplikasikan ke dalam pelajaran Bahasa Indonesia, pengetahuan mereka sangat minim. Contohnya, ketika kami jelaskan istilah narasi saja masih banyak yang masih bingung dan tidak mengerti. Bahkan ada anak SMP pun masih belum tahu apa itu narasi. Artinya, pemahaman Bahasa Indonesia ini belum mengena,” terangnya.

Untuk itu, melalui kegiatan tersebut, lanjut dia, diharapkan para peserta bisa lebih hafal dengan istilah-istilah dalam Bahasa Indonesia, seperti apa itu pengertian narasi, bagaimana tahapan tahapan membuat narasi. “Dan yang terakhir, yang paling penting adalah mengeksplore kemampuan anak didik untuk mengaplikasikan keinginan serta planing mereka dalam bentuk narasi,” terang Kusnadi.

Baca Juga:Setahun, 42 Guru Bantu Daerah Terpencil Belum Terima HonorAtap Puskesmas Gembongan Ambruk Disapu Angin Kencang

Sementara itu, antusiasme kedua jenis lomba nyaris sama meriah, meski selama ini masyarakat lebih mengenal lomba mewarnai daripada narasi. “Para orang tua masih bingung ketika lomba narasi digelar. Tapi meski demikian antusias peserta lomba sangat bagus. Dan Alhamdulillah peserta yang ikut melebihi target, dari target 150 peserta yang hadir hampir 200 peserta,” tandas Kusnadi begitu Ia akrab disapa.

Kedepan, pihaknya akan rutin menggelar event even serupa. Kusnadi berharap, dengan momentum digelarnya lomba narasi ini, anak-anak bisa menulis, mengarang, merespon berita, memahami berita dengan baik. “Anak-anak harus diakrabkan dengan narasi. Selanjutnya, mereka akan mulai antusias dan tumbuh ketertarikan untuk mengekplore membuat planing dalam menulis dan mengaplikasikannya dalam bentuk narasi atau esai,” pungkasnya.

0 Komentar