“Kita akan bangun tahap kedua, tahun depan dan juga di lokasi-lokasi lain, seperti di Jatigede mengairi nanti air bersih di Ciayumajakuning, Jatiluhur ke arah Bekasi sampai Jakarta,” paparnya.
Air bersih olahan SPAM Regional ini akan disalurkan BUMD Jabar yaitu PT Tirta Gemah Ripah. Kemudian air akan dibeli oleh dua perusahaan air minum di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat Dicky Saromi menyebut, manfaat SPAM Regional adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional. Manfaat lain yaitu untuk memperbesar pemanfaatan potensi air baku di wilayah provinsi serta menambah daya tarik masuknya sumber dana dari luar (investor).
Baca Juga:KIA Memang Penting, Tapi Bukan untuk Syarat Wajib Masuk Sekolah“Ngapung Bareng”, Gubernur Tekankan Pariwisata dan Umroh
“Ada efisiensi pembiayaan, sehingga tidak perlu sistem pengolahan air baku di beberapa tempat. Dan ada peningkatan skala ekonomi, sehingga akan menarik pembiayaan-pembiayaan dari luar (investor),” jelas Dicky dalam laporannya.
Dicky menambahkan, SPAM Regional ini hemat energi karena memanfaatkan gravitasi. Sementara pengolahan air buangan atau Ipal juga menerapkan teknologi terkini, sehingga buangannya akan bisa dimanfaatkan untuk irigasi dan air siraman. (rls/hms)
