“Ngapung Bareng”, Gubernur Tekankan Pariwisata dan Umroh

"Ngapung Bareng", Gubernur Tekankan Pariwisata dan Umroh
0 Komentar

“Masa depan futuristik Jawa Barat, akan ada di segitiga Patimban, BIJB, dan Kawasan Ciayumajakuning. Kawasan ini, akan menjadi kawasan yang paling canggih pertumbuhannya,” kata Emil.

“Saya akan kawal jangan sampai opportunity ekonominya jangan sampai berantakan,” sambungnya

Sebagai solusi baru kepadatan bandara di Jawa Barat, hingga saat ini BIJB Kertajati beroprasi dengan terminal 1A yang baru terealisasi, baru mampu melayani 2,7 juta penumpang dari kapasitas maksimal 5,6 juta penumpang per tahun.

Baca Juga:Kebut Pemetaan Kawasan Pertanian, Jabar Gandeng Badan Informasi GeospasialProgres Pelabuhan Patimban Tahap 1 Capai 13 Persen

Akan tetapi melihat potensi pasar dengan jangkauan daerah sekitar Ciayumajakuning, angka pelayanan dapat mencapai 17 juta jiwa per tahun telebih dengan dukungan konektivitas jalan tol Cisumdawu.

Adapun rute eksisting sekarang terdapat 14 rute penerbangan baik domestik maupun internasional dengan pelayanan dari 4 meskapai penerbangan. Kedepan, akan dibuka rute favorit baru pada tgl 11 Januari 2019 dengan rute Jakarta (Halim Perdana Kusuma), Yogyakarta, Balikpapan dan Bali. Sehingga kedepan Bandara Internasional Jawa Barat ini akan membuka konektivitas kota- kota seluruh Indonesia dan dunia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, BIJB Kertajati, Ciayumajakuning dan Patimban, adalah potensial. Dengan fasilitas yang masif itu, opportunity bisnis Jawa Barat dapat bergerak bebas.

“Sekarang kita bisa mengundang investor. Patimban ukurannya sama besar dengan Tanjung Priok. Patimban dan kertajati akan berhubungan, sehingga Ciayumajakuning akan jadi “new city development” yang punya karakter industri, dan tourusm sekakigus,” katanya.

Menhub mengaku pihaknya berkomitmen melakukan kegiatan sistematis memajukan kawasan ini. Khusunya tourism dan bisnis, Kertajati jadi bandara kedua terlengkap setelah Soekarno- Hatta. Menhub juga mendukung keberangkatan umroh maupun haji dari Kertajati.

“Saya mengapresiasi maskapai yang sudah berinisiasi melajukan penerbangan di Kertajati,” kata Budi.

Kepada Milenials, Menhub mengajak untuk melakukan kampanye soal Patimban, Kertajati, dan destinasi wisata yang membanggakan di kawasan Ciayumajakuning.

Baca Juga:Karena Cemburu, Suami Nekat Habisi Nyawa IstrinyaKimberly Ryder: 80 Juta Menurutku Terlalu Murah yah..

“Setiap kota punya kekuatan sendiri- sendiri, ada fashionnya, kulinernya. Silahkan kampanyekan,” ujar Budi. (rls/hms)

0 Komentar