Jabar Teken Kesepakatan Bersama dengan Bukalapak

Jabar Teken Kesepakatan Bersama dengan Bukalapak
0 Komentar

“Diharapkan bisa lebih membantu atau memberikan alternatif lain bagi publik yang ingin melakukan pelayanan,” katanya.

Kantor R&D Bukalapak Hadir di Dago

Pada kesempatan ini, Bukalapak juga meluncurkan kantor Research & Development(R & D) di Jalan Dago, Kota Bandung. Gubernur Emil pun menyambut baik pembukaan kantor pusat penelitian dan pengembangan Bukalapak ini.

“Kehadiran R&D di sini, kenapa saya bahagia? Mewakili mimpi langkah pertama, sehingga suatu hari orang tidak harus datang ke kantor. Saya bilang ke birokrasi saya, kalau warga Jawa Barat masih datang ke kantor mengurus urusan ngga keren, keren itu kalau ngga datang tapi urusan beres,” jelas Emil.

Baca Juga:Herman Suherman Jadi Plt. Bupati Cianjur, Supendi Plt. Bupati IndramayuJuara Liga 1 U-16 dan U-19, Persib Bandung Dapat Kadeudeuh Rp 100 Juta dari Gubernur Jabar

“Jadi, kalau masih ada yang antri ngga keren. Keren itu kalau kantor kosong tapi urusan beres. Bukan kosong karena pulang duluan,” lanjutnya.

Kantor R&D Bukalapak ini hadir sejak bulan lalu. Ada sekitar 200-an karyawan yang bekerja di bidang R & D dan teknologi. Kantor ini diharapkan akan turut membangun ekosistem start up tech dan product di Bandung.

“Kami melihat talent di Bandung kuat di bidang teknologi. Kami melihat ada talent yang tidak suka datang ke Jakarta, sehingga kami membuka kantor ini di Bandung,” ungkap Fajrin menjelaskan alasan Bukalapak membuka kantor R & D di Bandung. (rls/hms)

0 Komentar