Selain itu, Marsekal melaporkan, TNI menjadi juara umum lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 di Malaysia. Kontingen Indonesia, berhasil menutup kejuaraan bergengsi itu dengan 9 trofi, 32 emas, 14 perak, dan 10 perunggu.
“TNI AD menjadi juara umum untuk ke-13 kalinya,” ujar Marsekal.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut, dukungan TNI sangat strategis dalam pembangunan daerah. Khususnya, di daerah/desa tertinggal dalam rangka pemerataan pembangunan nasional.
“TNI memiliki tugas pokok bidang pertahanan Negara, tentu bisa memulai tugas ini dengan penguatan dalam bentuk lainnya seperti daya tahan ekonomi, budaya, kesehatan, dan keamanan politik,” ujar Uu.
Baca Juga:Empal Gentong H Apud Kini Tersedia Dalam Bentuk KemasanDukung Jokowi, RMI Gelar Deklarasi Dari Sabang Sampai Marauke
Pada dasarnya, tugas TNI dapat dibagi menjadi dua, yaitu operasi militer untuk perang, dan operasi militer selain perang. Sementara Pembangunan nasional yang dimulai dari pinggiran akan berjalan maksimal jika semua elemen masyarakat ikut mendukung, termasuk dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam bingkai tugas operasi militer selain perang. (rls/hms)
