“Kami yakin orang tua akan memiliki harta yang tidak ternilai, moal tiasa dibayar ku artos kalau memiliki anak yang budi pekertinya hebat, memiliki akhlaqul karimah,” tambahnya.
Senada dengan Wagub Uu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi, program AMS ini untuk memperkuat program pendidikan nasional dan generasi muda agar mendapat penguatan karakter. Hal ini dilakukan melalui kolaborasi antara ajengan atau pondok pesantren agar bisa mewarnai sistem pendidikan yang ada di SMA/SMK dan SLB yang ada di bawah naungan Pemda Provinsi Jawa Barat.
“Sejalan dengan penguatan pendidikan karakter yang sudah dicanangkan oleh Presiden melalui Perpresnya (Peraturan Presiden) 87/2017. Agar pendidikan nasional mendapatkan penguatan, agar generasi kita berkarakter,” ujar Ahmad Hadadi.
Baca Juga:Mulai Besok, Pelajar Dianjurkan Berjalan Kaki 100 Meter ke SekolahPerkuat Program Pemerintah, Sekda Iwa: Perlu Koordinasi Pusat dan Daerah
“Dan salah satu nilai karakter adalah nilai-nilai keagamaan,” tandasnya. (rls/hms)
