Tiga Program Studi
Pada 2015 lalu Kementerian Ristekdikti memberikan mandat kepada tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Barat, yaitu Unpad, IPB, dan ITB untuk mendirikan kampus di luar domisili. Setahun kemudian, ITB menindaklanjuti hal tersebut dengan mendirikan kampus ITB di Cirebon dengan bantuan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.
Rektor ITB Kadarsah Suryadi mengatakan, bahwa higga saat ini PSDKU ITB Cirebon memiliki tiga program studi (prodi), yaitu Prodi Teknik Industri (FTI), Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (SAPPK), dan Prodi Kriya (FSRD).
Pendirian tiga prodi ini disesuaikan dengan potensi dan keunggulan yang dimiliki Cirebon Raya, sebagai kota wisata dan kota industri yang lengkap dengan multimoda transportasi.
Baca Juga:DPC PDIP Kab.Cirebon Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak YatimMasyarakat Resah dengan Aktivitas Container, Dishub Fasilitasi Carikan Solusi
“Kenapa Kriya? Karena Cirebon ini punya batik dan batik ini aset bangsa. Kami siap memajukan Cirebon dengan batiknya, sehingga lebih maju,” kata Kadarsah.
“Lalu kenapa Perencanaan Wilayah Kota? Cirebon sudah memiliki multimoda yang lengkap. Kemudian industri, karena Cirebon punya laut, bandara, pelabuhan yang memerlukan penataan yang sistematik,” jelasnya.
Jumlah persentase mahasiswa ITB Cirebon Tahun Ajaran 2016-2017 berasal dari Jawa Barat 20% dan luar Jawa Barat 80%. Prodi Teknik Industri memiliki mahasiswa sebanyak 43 orang, Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota jumlah mahasiswanya sebanyak 43 orang, dan Prodi Kriya dengan jumlah mahasiswa sebanyak 25 orang. (rls/hms)
