Hari Pelanggan, Begini Pesan Sekda Jabar untuk Bank BJB

Hari Pelanggan, Begini Pesan Sekda Jabar untuk Bank BJB
0 Komentar

bank bjb merupakan salah satu Bank Daerah terbesar di Indonesia yang kini menasional, sebagai agent of development fokus pada bisnis perbankan untuk hadir dalam membangun Indonesia dan Memahami Negeri. bank bjb kini hadir di 14 provinsi di Indonesia dengan total jaringan kantor sebanyak 2.425 yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia dengan dilengkapi layanan e-channel bank bjb (bjb DIGI) untuk semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia dalam melakukan transaksi 24 jam kapanpun, dimanapun, dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Sekda Jabar Iwa Karniwa berharap, seluruh pelayanan publik termasuk perbankan Bank bjb mampu meningkatkan pelayanan. “Saya minta kepada perbankan dan pelayanan publik khususnya Bank Jabar Banten (BJB) yang merupakan milik masyakarat Jawa Barat agar mampu meningkatkan pelayanan,”kata Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa di Kampus Universitas Widyatama Bandung, Selasa (4/9/2018).

Menurutnya, pelayanannya bukan hanya sebatas di customer service melainkan mulai dari dirut sampai satpam bahkan cleaning service harus bisa melayani nasabah dengan baik sesuai tupoksi yang ada. Berdasarkan hasil pantauan di lokasi Bank BJB, Iwa menuturkan ternyata ada suatu kepedulian yang luar biasa dari seluruh jajaran pimpinan sampai cleaning service. “Saya hadir langsung telat pukul 7.30 pagi tadi untuk melihat langsung manajemen dan jajaran terkait meningkatkan pelayanan kepada nasabah,” jelasnya.

Baca Juga:Asian Games 2018, Pemprov Jabar Berikan Kadeudeuh Untuk Atlet Peraih Medali18 Bulan Selesai, Iriawan Canangkan Pembangunan TPPAS Regional Lulut-Nambo

Selain itu, dia mengimbau agar nasabah jangan ragu melakukan transaksi atau mennabung di Bank BJB agar mampu meningkatkan ekonominya. Dengan demikian secara bertahap bisa menekan angka pengangguran dan menghilangkan jarak antara kaya dan miskin. “Masyarakat yang punya kelebihan uang agar menabung di bank dan bank juga mengalokasikan uang tersebut untuk kebutuhan masyarakat sehingga terjadi kapitalisasi ekonomi,” harap Iwa. (rls)

0 Komentar