Digandeng Bos “Cafe BeSi”, SP Band Pukau Ratusan Alumni MTsN Babakan

Digandeng Bos "Cafe BeSi", SP Band Pukau Ratusan Alumni MTsN Babakan
3 Komentar

CIREBON – Dunia musik di Cirebon, khususnya Wilayah Cirebon Timur (WTC), saat ini bagai hutan belantara. Subur, namun nyaris tak diperhatikan oleh penghuninya. Tapi anggapan itu sedikit demi sedikit mulai terbantahkan. Di pertengahan 2018 ini blantika musik di WTC mulai terlihat gaungnya dengan kemunculan sebuah band bernama Single Parent (SP).

Keberadaan SP Band semakin bertaji setelah menjajal belasan panggung baik indoor maupun outdor, terlebih di Bulan Agustus yang kental dengan acara Agustusan ini. Panggung terbaru yang berhasil mereka guncang adalah di Stadion MTsN Babakan. Dalam even Temu Alumni sekaligus deklarasi Ikatan Keluarga Alumni, Minggu (26/8/2018) ini, SP dipercaya menjadi Guest Star sekaligus band pemandu deklarasi. Ratusan pasang mata alumni dari berbagai angkatan berdecak kagum saat mendengar racikan musik dari Lalan (Vokal), Ismail (Vokal 2/Rhytm) Ucok (Bass), Viko (Guitar), Hambali (Guitar 2) dan Jay Q (Keyboard).

Lagu “Kebyar-kebyar” menjadi acara puncak dalam acara deklarasi IKA Alumni MTsN Babakan itu. Sebelumnya, SP menyapa para alumni dan para undangan lewat lagu “Assalamualaika Ya Rasululloh” yang dirombak dengan musik versi SP Band. Setelah jam makan siang, SP Band kembali menghibur para alumni dengan sejumlah lagu keren hingga acara usai.

Baca Juga:Begini Pengakuan Oknum PNS Nyalo ProyekOknum PNS “Nyambi” Calo Proyek, Eh Malah Nipu

Pengalaman bermusik masing-masing personel SP yang boleh dibilang cukup matang ini, menjadikan racikan nada yang disuguhkan menjadi lebih apik dari “aslinya”. Ada banyak lagu cover dari berbagai aliran musik dan berbagai generasi yang sangat baik mereka bawakan. Tak heran, jika tawaran menjadi “Home Band” sejumlah tempat datang dengan sendirinya. Bahkan dalam waktu dekat, mereka bakal menggeber beberapa even akbar di ibu kota.

Soal lagu ciptaan sendiri, SP band juga sudah punya, hanya menunggu waktu yang pas saja untuk meletupkannya. “Kita sengaja fokus mengerjakan project-project lokal dulu. Baru setelah itu, kita garap yang lainnya, termasuk lagu sendiri hingga video klip-nya. Di lain sisi, masing-masing dari kami juga punya pekerjaan yang gak bisa ditinggalin,” ujar Ucok si pencabik bass SP Band ini usai manggung.

3 Komentar