Dalam praktek tersebut terdapat beberapa gelas plastik yang diisi buah-buahan, sayuran, nasi, biskuit, air jeruk dan makanan gorengan dengan saus sambal. Makanan-makanan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam stocking secara bergantian. Makanan yang tidak sehat serta tidak berserat dianalogikan sulit keluar dari stocking ketika diperas sehingga masih tersisa di dalam usus, namun lain halnya dengan makanan yang sehat dan mengandung serat, makanan akan mudah keluar tanpa tersisa di dalam usus manusia.
Parenting ini diharapkan dapat menjadi agenda rutinan desa dalam upaya mengedukasi para ibu tentang pola asuh yang tepat untuk anak. Sehingga implikasinya, akan melahirkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi cerdas secara moral dan spiritual. (rls/upi)
