Iriawan berpesan, bila menemukan pelanggaran tersebut, Kepokmaswas harus segera melaporkannya ke pihak berwajib.
“Tadi kita kasih GPS, Kamera, HT, life jacket tugasnya memantau apabila ada pelanggaran misalnya yang menangkap ikan pakai jaring, bom, portas dan merusak terumbu karang kita harap mereka lebih maksimal mengawasi yang terjadi sekitar pantai ini,” jelasnya.
Iriawan menuturkan, walaupun tidak bisa dipakai untuk berenang, namun pantai rancabuaya memiliki keindahan dan potensi lain yang besar untuk dikembangkan. Untuk itu pihaknya akan mengupayakan menarik investor untuk menanamkan modal.
Baca Juga:Jokowi Dapet Dukungan Santri CirebonPohon Tumbang di Jalan Pemuda Makan Korban, Satu Orang Tewas
“Bukit-bukitnya sangat bagus dan bisa jadi potensi wisata, nanti akan coba saya tawarkan ke investor. Kan ada juga seperti di Bali dan Lombok yang pantainya tidak bisa dipakai berenang tapi disekelilingnya ada vila atau hotel, apa bedanya dengan di Rancabuaya, indahnya sama, nanti bisa dilengkapi dengan helipad juga,” ungkapnya. (rls/hms)
