Iwan pun menekankan, agar para pihak yang bertugas mensukseskan Pilkada, bekerja secara profesional. Karena, sukses tidaknya Pilkada akan mempertaruhkan kepercayaan publik dari masyarakat.
“Jangan sampai sudah cape, sudah tidak liburan, kalau ada apa-apa kan malah dicurigai. Maka dari sekarang kalau ada apa-apa, hubungi ketua KPU, atau hubungi saya langsung,” kata Iwan.
Berkaitan dengan kegiatan debat Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) putaran ketiga, atau terakhir, yang akan berlangsung di Sudirman Grand Ballroom, Jl. Jendral Sudirman No.620 Bandung pada Jumat (22/06/2018) mendatang, Iwan menyatakan dirinya akan hadir untuk memberikan semangat dan sambutan kepada para Pasangan Calon (Paslon).
Iwan ingin, kegiatan debat tersebut dipersiapkan sematang mungkin.
Baca Juga:Pilkada dan Asian Games, Dua Dari Tiga PR Terdekat Pj GubernurSestama Lemhanas Resmi Jadi Penjabat Gubernur Jawa Barat
“Sebelum debat dimulai, tolong para Paslon disatukan dulu persepsinya. Jangan sampai ada hal di luar substansi pembangunan Jawa Barat, yang justru malah memicu hal yang tidak kita inginkan,” kata Iwan.
“Nanti ada orang yang bisa bicara, tolong berikan pengarahan kepada para paslon,” pesannya.
Kepada para Cagub – Cawagub Iwan berpesan, supaya harus siap menang dan siap kalah. Tunjukan program dan konsep terbaik untuk membangun Jawa Barat. Terpenting, tunjukan kedewasaan berpolitik.
Tak lupa, Iwan juga mengajak masyarakat Jawa Barat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk menyampaikan hak suaranya. Menyampaikan isi hati nurani di balik bilik suara.
Pilkada Jawa Barat 2018, diikuti empat pasangan Cagub- Cawagub. Ada pasangan ‘Rindu,’ Ridwan Kamil- Uu Ruzhanul Ulum nomor urut 1. Pasangan ‘Hasanah,’ Hasanuddin- Anton Charliyan nomor urut 2. Pasangan calon ‘Asyik,’ Sudrajat- Ahmad Syaikhu nomor urut 3. Pasangan calon ‘2DM,’ Deddy Mizwar- Dedi Mulyadi nomor urut 4. (rls/hms)
