BIJB Kertajati Beroperasi 8 Juni 2018

BIJB Kertajati Beroperasi 8 Juni 2018
0 Komentar

“Dengan Patimban pasti harus terintegrasi ya lewat tol Cipali tentunya, nanti kan harus ada jalan tol baru ke Patimban dan akan dibangun,” ujarnya.

Untuk penamaan Bandara saat ini masih belum ditentukan. Namun dari jajaran Pemprov Jabar telah menyepakati nama yang akan diusulkan ke pemerintah pusat adalah Bandara Internasional Abdul Halim. Abdul Halim sendiri merupakan tokoh perjuangan asal Majalengka dan telah ditetapkan menjadi pahlawan nasional.

“Kalau dari kita nama Bandaranya Abdul Halim dan akan segera diusulkan ke pusat. Tadi juga saya sudah berbicara langsung dengan Presiden Jokowi,” ucapnya.

Baca Juga:Kang Hasan Siapkan Strategi Khusus Tangani CitarumTagih Komitmen Pengusaha, Dansektor 21 Lakukan Penutupan Limbah, Peringatkan Hingga Apresiasi Pabrik

Aher pun mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan BIJB yang kini menjadi Bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta.

“Khususnya kepada Gubernur terdahulu saya Bapak R Nuriana dan Bapak Danny Setiawan selaku pencetus Bandara ini serta seluruh pihak yang telah membantu terlebih kepada sindikasi Bank yang membantu dari sisi pendanaan,” kata Aher.

Usai sukses mendarat pada hari bersejarah tersebut Aher meyakini, bukan hanya mudik yang bisa terlayani melalui Bandara Kertajati tapi penerbangan Haji 2018 yang akan dimulai Juli mendatang bisa terlaksana dari sini.

“Insya Allah 15 Juli bandara ini bisa dipakai embarkasi haji. Selain haji, Salah satu pariwisata baru di Indonesia yakni wisata umroh. Kita ketahui keberangkatan umroh itu dalam seharinya ada enam sampai tuju ribu setiap hari, dan itu seperempatnya dari Jawa Barat,” ujarnya.

Virda Dimas Ekaputra menambahkan, setelah adanya pendaratan pertama pesawat komersil Bandara ini akan mulai banyak melayani penerbangan pada Juni mendatang. Bahkan pada 8 Juni maskapai Citilink sudah penuh dipesan untuk melakukan penerbangan ke Surabaya. Untuk diketahui pada musim mudik lebaran nanti, lima daerah dari dan ke Bandara Kertajati akan terlayani ; Surabaya, Medan, Bali, Balikpapan dan Makasar. “Setelah perjalanan panjang. Akhirnya bisa digunakan. Inilah Bandara Kerajati yang memiliki terminal seluas 96 ribu meter persegi,” ujar Virda.

Hadirnya Bandara Kertajati ini tentu menjadi sejarah baru dunia kebandarudaraan di Jawa Barat. Sebagai provinsi terbesar dengan jumlah penduduk sampai 47 juta, kebutuhan sarana transportasi udara sudah cukup mendesak. Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, satu-satunya bandara representatif di Jawa Barat melayani penerbangan sudah sangat padat.

0 Komentar