Faber-Castell juga berupaya secara berkelanjutan menghadirkan program dan kegiatan yang terkait dengan menggambar dan eksplorasi warna, tidak hanya untuk usia dini, namun juga untuk tingkatan dewasa dan keluarga. “Di tingkatan pelajar dan dewasa, kegiatan menggambar dengan tema-tema keseharian yang kini menjadi hal penting di generasi millineal, kami angkat menjadi topik gambar,” katanya.
Harapannya, tidak hanya agar gambar-gambar tersebut memiliki pesan moril yang mudah untuk dicerna, namun menjadi bukti bahwa generasi saat ini juga dapat membuktikan dirinya melalui kegiatan positif.
“Untuk tingkatan keluarga, kami menghadirkan kegiatan ‘Family Art Competitions’ yakni kegiatan dimana si kecil dapat membuat craft bersama keluarga, sebuah kegiatan yang ditujukan untuk mendorong adanya ‘time well spent’ yang mungkin mulai terabaikan dengan tingginya aktivitas harian dan penggunaan gadget saat ini,” imbuhnya.
Baca Juga:LKPJ-AMJ Gubernur Jabar Selesai Dibahas DPRDKawal Borok Korupsi RSUD Waled, Lembaga Ini Datangi BPK
“Tidak hanya terkait dengan seni gambar, kami juga menghadirkan kegiatan yang terkait dengan dunia sastra, kami menyakini meski dengan tingginya penggunaan teknologi, menulis secara manual masih menjadi favorit bagi para pencintanya,” kata Richard.
Kecintaan para penggiat sastra atas menulis manual ini, dapat dilihat melalui tingginya animo yang hadir dalam setiap kegiatan perlombaan menulis cerpen yang di adakan Faber-Castell. Tidak kurang ribuan karya mengikuti perlombaan yang berhadiah jutaan rupiah ini. “Namun, bukan hanya menghadirkan nilai material rupiah, kami juga mengaktualisasikan seluruh karya pemenang dalam sebuah buku yang diterbitkan dan distribusikan secara profesional, dengan harapan hal ini merupakan langkah pembuka untuk mereka yang hadir dalam pentas dunia sastra Indonesia yang lebih besar lagi,” pungkasnya. (fjr)
