BEKASI – Menjadi kreatif, tidak hanya berhubungan dengan salah satu unsur seni, dan umur. Jiwa kreatif dapat tumbuh di semua individu, tanpa melihat batasan. Hal itu yang menjadi alasan untuk Faber-Castell untuk terus mendorong generasi kreatif di Indonesia.
Sebagai produsen alat tulis tertua dan terbesar di dunia, Faber-Castell memiliki komitmen kuat dalam mendorong dunia pendidikan dan kreativitas di Indonesia, di awali pada awal tahun 2000, atau sejak 17 tahun silam, Faber-Castell di Indonesia menghadirkan beragam kegiatan dan program yang terkait dengan seni dan kreativitas.
Diantaranya, melalui pelatihan yang dilaksanakan di tingkat sekolah, dari ujung timur Indonesia hingga tapal batas di Marauke, dimana ribuan bapak ibu pengajar tiap tahunnya ikut serta dalam beragam kegiatan berkonsep workshop guru.
Baca Juga:LKPJ-AMJ Gubernur Jabar Selesai Dibahas DPRDKawal Borok Korupsi RSUD Waled, Lembaga Ini Datangi BPK
“Di sini kami hadir, memberikan materi-materi sederhana, yang menarik dan ternyata dapat secara instan, melahirkan kemampuan dan pola pikir, bahwa menjadi kreatif tidaklah susah,” ucap Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen, Kamis (03/05/2018).
“Harapan kami, peranan bapak/ibu guru sebagai lini terdepan dalam pola didik, nantinya dapat menularkannya kepada peserta didik,” tambahnya.
Selain itu, salah satu bentuk kegiatan yang PT FCII hadirkan dalam workshop guru dan kegiatan lainnya, adalah dengan bentuk kegiatan menggambar dan mewarnai. Di banyak penelitian, diketahui bahwa menggambar dan mewarnai memilki banyak manfaat bagi jiwa dan pikiran seseorang.
Sebagai alat bercerita, secara sadar atau tidak, gambar dapat menjadi medium termudah bagi seseorang memaparkan sebuah alur cerita, dan terkadang sebuah objek gambar juga sekaligus mengandung pesan emosianal dari pembuatnya.
“Menggambar juga ternyata bisa menumbuhkan kebahagian, memperbaiki kualitas kehidupan dan mendorong kemampuan verbal dan ingatan, seperti yang di ungkap Beard (2001),” paparnya.
Ia menjelaskan, tidak kalah penting bahwa kegiatan menggambar juga merupakan cara untuk meningkatkan kreativitas, yang sangat dibutuhkan khususnya usia dini, dimana dalam usia dini, merupakan usia yang sangat tepat untuk menumbuhkan keativitas.
“Di usia dini, selain melakukan kegiatan edukasi, kami juga menghadirkan perlombaan melalui lomba gambar bertaraf nasional, dengan menghadirkan wisata edukasi dengan berkunjung keluar negeri,” ujar Richard.
