Teknologi Tinggi Pengelolaan Sampah, Aher Opitimistis Bisa Diterapkan di Jabar 

Teknologi Tinggi Pengelolaan Sampah, Aher Opitimistis Bisa Diterapkan di Jabar 
0 Komentar

Meski demikian Edi mengaku bahwa di sini (Malmo) dan Jawa Barat berbeda, selain kesadaran masyarakat, curah hujan di Jabar pun tinggi.

Alhasil, sampah dengan cepat berpindah dari lokasi satu ke lokasi lainnya, bahkan mampet di selokan, atau tidak bisa dimanfaatkan untuk material pada pengelolaan sampah seperti di Sysav yang menggasilkan energi listrik dan lainya.

“Seharusnya saat membeli sesuatu yang nantinya menyisakan sampah, di kepala kita sudah harus ada pemikiran akan dikemanakan sampahnya,” jelas Edi.

Baca Juga:Kunker ke Swedia, Gubernur Aher Jajaki Kerjasama Intelligent Transportasi SystemJembatan Cipamingkis Longsor, Dewan Minta Pemkab Bekasi Koordinasi dengan Kementerian PUPR

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jabar Anang Sudarna menyebut bahwa teknologi pengelolaan sampah di Sysav, bisa diterapkan di Jawa Barat.

Menurutnya, kesadaran masyarakat akan semakin baik seiring manfaat yang dihasilkan dari teknologi.

Dalam hal ini teknologi pengelolaan sampah seperti di Sysav, penerapan teknologi itu telah menghasilkan energi listrik yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu hasil pengelolaan sampah yang dilakukan di Sysav pun bisa menghasilkan bahan lainnya yang bermanfaat, seperti material bangunan.

“Saya pikir, kendala di masyarakat tidak ada, yang pasti kalau sudah berjalan dan menghasilkan hal positif, masyarakat akan mengetahui dan dengan sendirinya akan paham,” kata Anang. (rls/hms)

0 Komentar