BANDUNG – Andai, ada prediksi yang nyaris sempurna, plus rasa peduli penyelamatan lingkungan, dipastikan dampak dari penertiban PT KAI Daop 2 Bandung (6/3/2018), atas eks SPBU Kebon Kawung 34.401.09 di Jalan Kebon Kawung No 43 kota Bandung, pastilah cermat dihitung, dan bijak pula. Taruhlah, nasib dua buah pohon mangga di lahan seluas 1.700 meter persegi, terselamatkan. “Kenapa pohon yang saya tanam lima belas tahun lalu, selalu berbuah banyak, kunaonikut ditebang? Duh, padahal mah bisa dipindah atau apalah….” keluh Mang Udin (73) mantan operator SPBU Kebon Kawung sambil berusaha menahan turunnya air mata.
Mang Udin dan Suwignyo yang terakhir ini, atasannya sebagai koordinator di tempat kerjanya sejak era 1970-an. Keduanya ditemui sehari setelah tempat kerjanya, sehari ditertibkan PT KAI rata dengan tanah. Mereka, tak bisa lagi sekedar memasuki tempatnya puluhan tahun mengais rejeki demi anak istri. Lahan itu kini tertutup rapat oleh pagar seng. “Status quo-lah,” kata Suwignyo mengutip kata-kata dari pengacara UD Mahkotapengelola SPBU Kebon Kawung, Falaki Kartono M, SH. “Soal sengketa antara perusahaan saya dengandunungan (majikan), itu mah saya tidak ngerti,” ujar Mang Udin lagi sambil menambahkan – “Tapi itu pohon mangga golek dan gedong gincu yang daunnya suka saya sapu setiap pagi. Daun ini dijadikan pupuk buat pohon lainnya. Kenapa, ditebang?”
Lain Mang Udin dan Suwignyo, lain pula kata Riri Angelita (43), perwakilan dari keluarga UD Mahkota, tanpa ada komando, eh dirinya dijuluki wanita tegar, malah. Ini tergambar dari tayangan sekejap di youtube yang diunggah sejak 6 Maret 2018– Riri terekpose, sempat beradu mulut dengan petugas dari PT KAI Daop 2 Bandung. Jelasnya, Riri sengit mempertanyakan surat penetapan eksekusi dari Pengadilan Negeri. Di youtube tergambar buntu debatnya. Musababnya, sang petugas seperti kebingungan menghadapi pertanyaan Riri yang bak mitraliur – nyerocos diselingi pasal-pasal, berikut konsekuensinya. “Waduh, saya baru sadar, setelah lihat tayangan di youtube. Betul ada pohon besar, kenapa ditebang ya. Pohon Innocentdimusnahkan, why? ” jawab Riri kala dimintai komentarnya tentang peristiwa yang luput dari pengamatannya selama di lapangan, seperti dilansir destinasianews.com.
