BEKASI – Unit Reskrim Polsek Tambun dan Tim Cobra Polres Metro Bekasi berhasil meringkus pembunuh Imtiyaz Kurniawan (21) di sebuah rumah makan, Rabu (28/02/2018) lalu di bilangan Tambun Selatan. Pelaku berinisial TS (23).
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara menuturkan, pelaku kesal dengan korban karena 6 bulan lalu pernah menyerahkan Rp1 juta kepada korban untuk biaya masuk sebuah Perusahaan.
“Namun hingga saat ini, pelaku belum juga masuk kerja. Kemudian, pelaku yang merasa kesal berniat menagih uang kepada korban dan apabila korban tidak bisa mengembalikan maka pelaku akan membunuh korban,” papar Kombes Pol Candra, Jumat (02/03/2018) siang.
Baca Juga:Ingat! Ops Keselamatan Jaya Dimulai 5-25 Maret 2018Polisi Tangkap Seorang Pelaku Yang Diduga Penyebar Berita Hoax di Tasikmalaya
Rabu (28/02/2018) sekira pukul 23.00 WIB, lanjutnya, pelaku berangkat dari cafe tempat pelaku kerja dengan membawa sebilah pisau yang disimpan di dalam tas punggung warna hitam.
“Pelaku jalan kaki ke kontrakan korban yang berjarak kurang-lebih 700 meter dari cafe. Sesampainya di kontrakan, pelaku ketok-ketok pintu kontarakan korban, namun tidak dibuka, lalu pelaku menunggu di luar kontrakan,” jelas Candra.
Sekira pukul 01.00 WIB, pelaku bertemu dengan D sepupu korban lalu korban ditelepon oleh D dan memberitahu bahwa pelaku ada di depan kontrakan korban. “Korban lalu membukakan pintu dan mempersilahkan pelaku masuk ke dalam dan duduk di ruang tengah. Lalu pelaku menanyakan uangnya, namun dijawab oleh korban kalau uangnya sudah masuk ke orang dalam, pelaku disuruh sabar oleh korban,” ucapnya.
Sekira pukul 01.30 WIB dini hari, korban tertidur, namun pelaku tidak tidur melainkan duduk di samping korban. Kemudian, sekira 02.45 WIB barulah niat pelaku untuk membunuh korban dilakukan, pelaku mengambil pisau dari dalam tasnya dan langsung menusuk ke bagian leher sebanyak 1 kali.
Korban lalu terbangun sambil berkata,”Ini kenapa? Ini kenapa?”
Kemudian, pelaku menusuk pinggang korban sebelah kanan. Lalu korban berteriak minta tolong, namun mulut korban dibekap menggunakan tangan pelaku. “Setelah korban tidak bernyawa, pelaku menyeret korban ke dalam kamar mandi lalu pelaku mengepel lantai yang terdapat bercak darah korban,” ungkapnya.
Setelah itu, pelaku mengambil dompet, kunci kontak sepeda motor dan mengambil HP merek Xiaomi milik korban yang berada di bawah kasur.
