Pengumuman lolos test online untuk mengikuti wawancara diumumkan pada 20 Februari 2018. Sedangkan wawancara dilakukan pada 21-27 Februari 2018. Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan dan magang pada Maret s.d Desember 2018. Sedangkan pendampingan usaha pada Juni sd. Desember 2018.
“Melalui program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru ini, target pertumbuhan jumlah pengusaha di Jabar menjadi 4 persen insya Allah bisa dicapai. Memang sulit untuk mengejar Singapura yang mencapai 8% pengusaha,” ujar Gubernur Jabar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat mengungkapkan, setelah mendapat pelatihan, pemagangan, dan mentoring pendampingan usaha, para pelaku usaha yang baru dididik ini difasilitasi juga dalam hal pemasarannya. Secara offline disiapkan tempat di Pasar Ciroyom, dan secara online di beliaja.id.
Baca Juga:Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Libatkan 14 Dokter Spesialis4 Paslon Resmi Mendaftar Pada Pilgub Jabar
“Memang telah melampaui target, tapi kan ibaratnya kita ini baru menanam pohon. Untuk terus tumbuh perlu perawatan. APBD yang kita punya hanya cukup untuk menanam. Karena itulah, Pak Gubernur mencanangkan Jabar Masagi. Istilah akademisnya Pentahelix, perlu kerjasama akademisi, bisnis, community, government, dan media,” ujar Kepala Dinas KUMKM Provinsi Jabar Dudi Sudrajat.
Manfaat menjadi wirausaha baru ini dirasakan betul oleh para peserta. Menurut Hanna Rosalina dari Kabupaten Purwakarta, kegiatannya sangat bermanfaat. “Sebagai pemula di bidang fashion, pelatihan ini memberikan motivasi dan banyak ilmu yang dapat saya terapkan,” kata peserta pelatihan 2017 ini. (rls/hms)
