Tingkatkan Kualitas SDM, Aher: Akreditasi Jangan Sekadar Ceremony

Tingkatkan Kualitas SDM, Aher: Akreditasi Jangan Sekadar Ceremony
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memberikan sertifikat akreditasi kepada 702 sekolah setingkat SMA/SMK/MA di seluruh Jawa Barat. Aher mengatakan dirinya ingin Jawa Barat tidak hanya memiliki bonus demografi terbanyak, namun juga berkualitas.

“Kita beharap akreditasi jangan sekadar ceremony. Tapi bagian dari cara kita meningkatkan kualitas dan kuantitas SMA/SMK kita, sehingga Jawa Barat tidak hanya memiliki bonus demograsi paling banyak, namun juga berkualitas,” harap Aher dalam acara Pembagian Sertifikat Akreditasi SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta se-Jabar di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat di Jl. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Jumat pagi (5/1/18).

Status Akreditasi SMK dilihat dari program keahlian (data BAN SM, 2016): 60,7% terakreditasi A; 38,1 terakreditasi B, dan 1,1% terakreditasi C. Sementara jumlah SMK yang terakreditasi pada 2017 seluruhnya 436 sekolah, diantaranya 82 SMK Negeri dan 354 SMK Swasta.

Baca Juga:Amankan Pilkada Serentak, Polda Jabar Terjunkan 21.438 PersonilPengamat UNPAD Anggap Demosi Sekda Terlalu Politis Banget

Kemudian Status Akreditasi SMA dilihat dari program keahlian (data BAN SM, 2016): 36% terakreditasi A, 27% terakreditasi B, dan 1% terakreditasi C. Sementara jumlah SMA/MA yang terakreditasi pada 2017 seluruhnya 264 sekolah, diantaranya 89 SMA Negeri, 112 SMA Swasta, dan 63 MA Swasta.

Akreditasi ini akan menentukan sejauhmana kualitas penyelenggaraan pendidikan. Hal ini akan berdampak pada kualitas lulusan dan menentukan pilihan sekolah masyarakat. Untuk itu, Aher pun meminta seluruh SMA/SMK/MA yang ada di Jawa Barat melakukan akreditasi pada 2018, khususnya bagi sekolah-sekolah yang belum pernah melakukan akreditasi.

“Oleh karena itu, sekitar 80 persen lebih semua SLTA di Jawa Barat sudah diakreditasi, tinggal 20 persen lagi akan diselesaikan di 2018,” kata Aher.

Kepala Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Jawa Barat Udin Saud dalam laporannya mengatakan, bahwa penyerahan sertifikat akreditasi ini merupakan pertama kalinya diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat. “Ini menunjukkan kepedulian dan perhatian Bapak (Gubernur) terhadap mutu pendidikan di Jawa Barat,” ujar Udin.

Ada empat hal berbeda dalam penilaian akreditasi mulai 2017, yaitu:
Pertama, pelaksanaan akreditasi mengacu pada penilaian akreditasi bermutu untuk mewujudkan pendidikan bermutu di Jawa Barat.
Kedua, akreditasi menggunakan format baru yang memotret mutu penyelenggaraan satuan pendidikan di seluruh jenjang dari SD hingga Pendidikan Menengah.

0 Komentar