HAB ke-72, Kemenag Diminta Tingkatkan Layanan Publik Melalui Digital

HAB ke-72, Kemenag Diminta Tingkatkan Layanan Publik Melalui Digital
0 Komentar

“Alasannya karena ada Kementerian Agama yang mengayomi berbagai agama yang ada, karena agama itu kan sumber moral, sumber semua nilai dan moral itu tentu menjiwai ketatanegaraan yang ada pada negeri kita,” tambahnya.

Hari Amal Bakti ke-72 Kementerian Agama 2018 mengambil Tema: “Tebarkan Kedamaian” dengan tag line “Kementeriam Agama yang Bersih dan Melayani”. Tema ini dipilih karena pada hakikatnya agama berfungsi menyemai kebaikan dan menebar kedamaian. Kedamaian adalah pesan universal semua agama kepada umat manusia. Kedamaian akan membawa kebahagiaan.

Kata Menag, kedamaian juga adalah jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan. Kedamaian merupakan pintu maslahat bersama. “Dan, hanya dengan hati yang damai, sanubari kita bisa merasakan kasih sayang Tuhan yang hakiki,” ungkapnya.

Baca Juga:Sekda Pilih Walk Out Saat Diambil Sumpah JabatanIvan: Baru Ada Dalam Sejarah, Dalam 4 Tahun, Mutasi Pejabat Sudah 19 Kali

Mengiringi usianya ke-72, Kementerian Agama sukses menorehkan sejumlah prestasi. Di bidang tata kelola, mendapat opini hasil audit BPK dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan kenaikan indeks penilaian reformasi birokrasi. Di bidang pelayanan haji, indeks kepuasan jemaah haji terus meningkat. Indeks kerukunan beragama berada dalam angka positif. Begitu Pula dengan pelayanan nikah di KUA. Juga kenaikan pada standar mutu pendidikan agama dan keagamaan di tingkat dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Selain itu, Kementerian Agama dinilai sebagai penyumbang PNBP terbesar, pelapor LHKPN terbanyak serta beberapa penghargaan lainnya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“lni menunjukkan bahwa kita telah mampu bertransformasi melalui sistem yang baik. Namun, hal ini harus segera diimbangi dengan perubahan mental, cara berpikir, dan budaya kerja yang baik. Lima Nilai Budaya Kerja tak boleh sekadar jadi slogan, tapi harus terus terinternalisasi dalam setiap pelaksanaan tugas di masing-masing satuan kerja. Selain itu, prinsip Bersih dan Melayani harus senantiasa dijunjung tinggi,” ajak Aher dalam amanat Menag.

Pada kesempatan ini, mewakili Presiden RI, Aher menyerahkan Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya yang dianugerahkan kepada 250 pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama yang tersebar ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Secara simbolis, Aher memberikan penganugerahan kepada 10 (sepuluh) orang pegawai yang telah megabdi 30 tahun, 8 (delapan) orang pengabdi 20 tahun, dan 6 (enam) orang pengabdi 10 tahun. Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 117/TK/Tahun 2017 dan seterusnya yang ditetapkan di Jakarta, 24 November 2017. (rls/hms)

0 Komentar