15 Kota Kabupaten Di Jabar Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha
KOTA TASIKMALAYA – Dinilai berhasil dalam pembangunan lalu lintas dan angkutan jalan, 15 Kota dan Kabupaten di Jawa Barat meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk tahun 2016. Ke-15 daerah tersebut antara lain Kota Banjar, Depok, Tasikmalaya, Kota Cirebon, Cimahi, Bandung, Bogor dan Sukabumi, kemudian Kabupaten Bogor, Bandung, Bandung Barat, Garut, Purwakarta, Kuningan dan Ciamis. Namun dari 15 kota/kab tersebut, tak muncul nama Kab Cirebon dalam kategori prestasi apapun.
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar berkesempatan menyerahkan piala dan plakat WTN yang merupakan penghargaan dari Kementerian Perhubungan RI ini kepada Pemda Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Garut, di aula Pemkot Tasikmalaya, Kamis (23/11/2017). Dalam kesempatan tersebut, sebagai wujud apresiasi terhadap kerja keras Pemkot dan Pemkab, Wagub Demiz juga memberikan hadiah berupa kendaraan operasional roda empat kepada masing-masing penerima penghargaan WTN.
Demiz berharap dengan diberikannya hadiah tersebut akan semakin memotivasi untuk terus meningkatkan kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan baik pada aspek administrasi, teknis dan operasional maupun aspek kebijakan kepala daerah dalam pembangunan transportasi perkotaan. “Termasuk pengawasan kelaikan kendaraan, manajemen dan rekayasa lalu lintas serta modernisasi sarana prasarana lalu lintas,” harap Demiz.
Baca Juga:Polres Cirebon Kota Gelar Razia Dekat Tikungan, Begini Keluh PengendaraSoal Pelebaran Jalan Tukmudal-Lurah Begini Kata Satori
Demiz mengungkapkan, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas lalu lintas, Dinas Perhubungan di masing-masing daerah perlu lebih menekankan upaya penguatan etika berlalu lintas sebagai bagian dari budaya bangsa. Misalnya melalui upaya pembinaan, penyuluhan dan pendidikan berlalu lintas sejak usia dini. “Kampanye keselamatan berlalu lintas dengan melibatkan partisipasi masyarakat juga harus terus dilalukan,” ungkapnya.
Dengan begitu diharapkan terwujud sistem transportasi kendaraan yang tertib, lancar, selamat, aman, efisien dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan. Terkait keberadaan ojek dan taksi online, Demiz mengimbau kepada pemerintah Kota dan Kabupaten agar terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang intens dengan perusahaan transportasi online dan konvensional. “Ini untuk mencegah timbulnya gesekan dan potensi konflik yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik menuturkan, penghargaan WTN bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan transportasi di kawasan perkotaan yang handal, berkelanjutan dan menjamin kesamaan hak pengguna jalan. “Sekaligus meningkatkan peran serta masyarakat dalam disiplin berlalu lintas sehingga dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas baik yang disebabkan oleh faktor jalan, kendaraan maupun human eror,” tutur Dedi.
