Sedangkan cara kedua dilakukan dengan menggunakan rute dari Ternate ke Bandara Oesman Sadiq di Pulau Bacan terlebih dahulu dari Ternate yang dapat ditempuh dengan pesawat sekitar 1 jam. Dari Pulau Bacan perjalanan dilanjutkan dengan sewa speedboat menuju Kepulauan Widi maksimal lama waktu 4 jam.
“Meskipun demikian, saat ini akses satu-satunya hanya melalui laut karena jalan masih dikerjakan (hot mixed). Harapan kita bisa langsung dikerjakan di 2018 sesuai dengan program Gubernur Maluku Utara,” jelas Sekda Helmy.
Yang terpenting lainnya adalah infrastruktur telekomunikasi di Kepulauan Widi ini belum semuanya dapat berjalan dengan baik. Hanya beberapa pulau saja yang telah memiliki sinyal internet dengan baik. Meskipun demikian, Pemprov Maluku Utara bekerja sama dengan Pemkab Halmahera Selatan berkomitmen untuk memperbaiki setiap kendala yang ada agar semakin meyakinkan wisatawan domestik dan mancanegara untuk berlabuh liburan di Kepulauan Widi. (hsb)
