Pidato Nasution pada hari itu diwarnai isak tangis pelawat yang ikut menghantarkan jazad ketujuh pahlawan revolusi tersebut. “Kita diperlakukan demikian. Tapi jangan kita, jangan kita dendam hati. Iman kepada Allah SWT, iman kepada-Nya, mengukuhkan kita, karena Dia perintahkan. Kita semua berkewajiban, untuk menegakan keadilan dan kebenaran,” imbuh Nasution diiringi derai air mata. (dbs)
Jenderal Nasution Berhasil Kabur Lompati Dinding Berbatasan Dengan Taman Kedutaan Iraq
