Menanggapi hal itu, salah satu pihak perusahaan yang mengaku sebagai auditor keuangan PT tersebut, mengakui bahwa data yang dimiliki beberapa LSM dan wartawan saat ini merupakan data keuangan PT Langgeng Pertiwi.
“Ya benar memang data yang dikirim untuk konfirmasi dan klarifikasi terkait data keuangan PT Langgeng Pertiwi tersebut, adalah data audit keuangan, dan saya sebagai auditor keuangannya”, ucap Tedi kepada awak media dan LSM di kawasan Lippo Cikarang beberapa waktu lalu.
Tedi yang mengaku sebagai auditor internal perusahaan tersebut merasa heran lantaran data tersebut bisa tersebar luas, ketika ditanya terkait pemberian upeti yang tertera dalam data ke beberapa instansi pemerintahan hingga perbankan. Tedi pun mengakui hal tersebut.
Baca Juga:Pemberhentian Sementara Ketiga Pengurus YPSGJ Cacat HukumCapil dan Satpol PP Masih Temukan Warga Yang Belum Memiliki e-KTP
“Darimana mana bang kalau kita tanpa ada pelicin atau imbalan dengan mengikuti sesuai aturan yang berlaku bisa cepat selesai dalam prosesnya,” ujar Tedi.
Terkait beredarnya data keuangan PT Langgeng Pertiwi lanjut dia, dirinya sudah tahu siapa penyebar data tersebut, akan tetapi Tedi meminta jangan sampai data tersebut tersebar lebih luas lagi. (iar)
