P2TP2A Provinsi Jawa Barat Kampanye Tolak Kekerasan Bagi Disabilitas

P2TP2A Provinsi Jawa Barat Kampanye Tolak Kekerasan Bagi Disabilitas
0 Komentar

Netty menambahkan, guru SLB menjadi salah satu pilihan untuk diberikan informasi tentang kekerasan. Karena tingkat kesulitan memberikan informasi seputar kekerasan pada anak berkebutuhan khusus dan stigma masyarakat yang sering kali memberi label kurang pantas tentang keberadaan anak-anak disabilitas.

“Saya melihat bahwa setiap orang punya tanggung jawab yang sama besarnya untuk melakukan pencegahan kekerasan terutama para guru SLB. Yang dimana anak-anak berkebutuhan khusus ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup besar untuk menjelaskan seperti apa bentuk kekerasan, pelecehan dan bagaimana cara menghindarinya. Hal tersebut tentu membutuhkan kerja hati, kerja ikhlas dari para guru SLB untuk bisa mencegah kejahatan dan kekerasan yang menimpa anak-anak istimewa baik di lingkungan sekolah maupun dilingkungan sekitar masyarakatnya,” pungkas Netty.

“Saya ingin menggarisbawahi bahwa kekerasan terjadi hukan karena semakin sedikitnya orang baik, tapi begitu banyak orang baik yang berdiam diri (saat melihat/menerima kejahatan)”, tegas Netty.

Baca Juga:Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi Sosialisasikan Bahaya NarkobaWakil Bupati Resmikan Pembukaan Job Fair

Sebagai upaya merespon aduan masyarakat terkait Perempuan dan Anak, saat ini P2TP2A Provinsi Jawa Barat menyediakan fasilitas hotline melalui nomor 0800 1000 400. Dengan adanya hotline ini diharapkan bisa membantu dan ikut turun tangan dalam setiap indikasi kasus kekerasan di Jawa Barat. (hms/rls)

0 Komentar