“Di pendidikan belum kita dorong ya, karena kita banyak murid-murid. Murid SMA/SMK, Aliyah yang ada di bawah Jawa Barat itu kan ada sekitar dua juta murid ya. Kalau sekecil apapun yang mereka kumpulkan dikali dua juta orang kan cukup banyak,” kata Aher.
Bagi warga Jabar yang ingin menyalurkan donasi bantuan masih bisa transfer ke rekening Bank bjb atas nama Jabar Peduli dengan Nomor Rekening: 2345-6789-1000-1. “Insya Allah kepedulian ini tidak berakhir. Rekeningnya masih tetap dibuka, sehingga mudah-mudahan secara berkala nanti kalau sudah terkumpul lagi kami umumkan lagi. Karena kami terus mendorong masyarakat untuk ikut serta peduli terhadap masyarakat Rohingnya,” tutur Aher.
Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Rumah Zakat (RZ). Nantinya RZ akan bekerjasama dengan Asosiasi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (Akim) serta berbagai pihak terkait lainnya baik dari Kementerian Luar Negeri RI, lembaga bantuan di Myanmar dan Bangladesh agar bisa menyerahkan secara langsung kepada masyarakat Rohingya.
Baca Juga:Polisi Sita Ribuan Obat Yang Tak Memiliki Izin EdarSunjaya : DPP Tetap Memprioritaskan Pertahana Yang Direkom
Sementara itu, Ulama Athian Ali dalam ceramah Pengajian Rutin Pejabat Eselon Pemprov Jawa Barat mengungkapkan, kekerasan yang dialami Muslim Rohingya di Rakhine State, Myanmar tidak hanya cukup dengan ungkapan mengutuk, melaknat, dan lainnya. Perlu aksi nyata untuk menghentikan perbuatan yang jelas melanggar Hak Asasi Manusia tersebut.
Lebih lanjut, Athian Ali mengungkapkan di sisi lain dirinya merasa iri terhadap kaum Muslim Rohingnya yang gugur dalam aksi tidak manusiawi di Rakhine State, Myanmar. Ia berharap Muslim Rohingya yang telah gugur meninggal dalam keadaan syahid. Sementara bagi mereka yang tidak gugur, kesabarannya menjadi jalan untuk meraih surga Allah SWT.
“Jangan-jangan dan itu harapan kita semua, mereka (Muslim Rohingnya yang meninggal) dalam keadaan syahid. Jangan-jangan mereka sedang menikmati tontonan surga yang dipertontonkan kepada mereka di Alam Barzah, sehingga mereka tidak pernah mau berhenti dari berdoa ‘ya Allah segera laksanakan saja kiamat itu.’ Karena mereka segera ingin menikmatinya (surga),” kata Athian.
Tragedi Rohingya juga menjadi ujian bagi keimanan kita sebagai umat Islam. Muslim Rohingya adalah saudara-saudara kita seiman. Muslim Rohingya bisa menjadi cermin tentang kepedulian terhadap saudara sesama Muslim sekaligus ujian bagi kualitas keimanan kita kepada Allah SWT.
