Dirinya mengharapkan, pihak terkait membuatkan jembatan permanen. Agar, para murid dapat dengan nyaman saat melintasi sungai tersebut. “Sudah puluhan tahun, masyarakat dan anak sekolah menyeberangi Sungai Cisanggarung tanpa jembatan. Kalau memutar harus menempuh jarak kisaran lima kilometer. Bagi yang memiliki kendaraan, tak ada masalah. Tapi, yang tak memiliki kendaraan, harus menantang maut di Sungai Cisanggarung, guna mencapai tempat tujuannya,” harapannya. (crd)
40 Siswa SD Di Ciledug Gadaikan Nyawa Tiap Hari
