Deddy kembali mengungkapkan, selain menjadi obyek dari pencegahan paham radikal terorisme, pelajar dituntut untuk aktif menjadi subjek atau pelaku pencegahan itu sendiri. Menurutnya hal itu penting karena pola edukasi yang disebarkan oleh teman sebaya diyakini dapat lebih mengena dengan selera kaum muda. “Apalagi jika media yang digunakan adalah video kreatif yang saat ini digandrungi anak muda sehingga pesan-pesan disampaikan akan lebih mudah diserap,” pungkas Deddy. (hms/rls)
Cegah Terorisme Melalui Karya Film Pendek
