HUT Ke-67, BPBD Kab Bekasi Geber Aneka Program Unggulan

HUT Ke-67, BPBD Kab Bekasi Geber Aneka Program Unggulan
0 Komentar

PDAM, kata dia, adalah perusahaaan milik daerah. Jadi, harus ikut andil dalam hal sosial di masyarakat. Sinkronisasi yang dilakukan antara pemerintah daerah dan BUMD ini, menandakan adanya kesepahaman dan kepedulian pemerintah untuk masyarakat.

Bicara bencana, setiap insan manusia tidak mengharapkannya. Namun, pemerintah daerah harus dapat mengantisipasi guna meminimalisir keadaan yang tidak di inginkan. “Kalau bersama-sama peduli akan bencana, semua masalah akan terselesaikan. Dan yang terdepan adalah pemerintah,” terangnya.

Proses bantuan yang akan dilakukan pihaknya dengan PDAM, adalah tentang distribusi air bersih. Disini, pihaknya memiliki truk tangki air sebanyak 8 unit armada. Dari kedelapan unit tersebut, diharapkan dapat mengcover wilayah yang ada di Kabupaten Bekasi saat mengalami bencana.

Baca Juga:Sarpras Lengkap, BPBD Kab Bekasi Nyatakan Siap Hadapi Bencana JabarKemarahan Nafa Menjadi-jadi Saat Tau Arti Lolitan

Bukan hanya pemerintah dan BUMD, lanjutnya, ia berharap pihak perusahaan swasta ikut peran dalam masalah bencana. Sehingga dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemerintah daerah. Terlebih, ada ratusan ribu perusahaan swasta diwilayah Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bekasi adalah kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. (adv/iar)

0 Komentar