Ia pun menegaskan bahwa pihaknya akan berkomitmen, untuk terus mencanangkan program-program yang ramah untuk anak. Contohnya kata Aher, seperti ‘Jabar Tolak Kekerasan,’ kemudian ada program ‘anfi-traficking,’ serta berbagai program lainnya yang dikawal peraturan daerah yang mendukung terciptanya kawasan yang layak anak.
Aher juga mengatakan bahwa Jawa Barat saat ini tengah merancang program Sekolah Ramah Anak yang akan dinamai, ‘Sekolah Rumah Kedua.’ Apabila program ini berhasil diterapkan di tingkat SMA/SMK/MA, maka kedepan program ini akan diterapkan di segala jenjang pendidikan di seluruh sekolah di Jawa Barat.
“Alhamdulillah Kabupaten/ Kota yang masuk kategori Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA), itu berjumlah 15 dari 27 Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Barat. Sementara tahun lalu hanya enam Kabupaten/ Kota. Bagus peningkatannya, Mudah-mudahan tahun depan bisa seluruhnya,” kata Gubernur Aher usai menerima penghargaan. (hms/rls)
