YOGYAKARTA – Topik pekerjaan sosial dan penanggulangan bencana menjadi materi diskusi menarik dalam diskusi bulanan Rumah Kajian Ervi Pujiono (RKEP). Selama ini antara pekerjaan sosial dan penanggulangan bencana seolah-olah berjalan sendiri-sendiri, walau sebenarnya kedua bidang ini dalam praktik sudah berjalan saling melengkapi.
Dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di dalamnya banyak sekali hal-hal yang dikerjakan oleh para pekerja sosial, seperti hal-hal yang berurusan dengan korban bencana, pengungsi, bantuan makanan, dukungan psikososial, dll. Sedangkan dalam profesi pekerjaan sosial pun banyak berkaitan dengan penanggulangan bencana, seperti perlindungan sosial kepada masyarakat di daerah rawan bencana, layanan kebutuhan dasar kepada korban bencana alam dan bencana sosial, kemampuan untuk melakukan dukungan psikososial, dll.
Sementara itu di bidang pencegahan dan pengurangan risiko bencana serta di bidang rehabilitasi dan rekontruksi sangat banyak aspek hubungan antar manusia dan kemasyarakatan dimana kepakaran profesi pekerjaan sosial adalah salah satu tulang punggungnya sekarang terbuka peluang untuk dikembangkan. Sesuai dengan arah Kerangka Kerja Sendai untuk meningkatkan kualitas pengurangan risiko bencana, penyusunan dan penerapan standar kompetensi praktik pekerjaan sosial dengan penanggulangan bencana menjadi penting untuk diimplementasikan.
Baca Juga:Terlibat Suap, Suami Inneke Koesherawati Masuk BuiPolisi Cilik Binaan Polsek Indihiang Sabet Juara 1 Se-Jabar
RKEP telah mengadakan diskusi ini pada hari Jumat, 2 Juni 2017, pukul 14.30-17.30 WIB di Joglo Ervi Pujiono, Dusun Karanglo, Desa Donoharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaen Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 50 orang yang berasal dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jawa Timur, FPRB Jawa Barat / Konsorsium Anak Istimewa Jati Sunda, FPRB DIY, FPRB Jawa Tengah, BPBD Kab. Magelang, BPBD Provinsi Jawa Tengah, LPBI NU, MDMC Kab. Magelang, Pasag Merapi, Desa Lestari Penabulu, Sinau GIS, YEU, IPSPI, JRPI/KSPI, Pusat Kajian Bencana dan Pengungsi STKS Bandung, PKBI Sleman, Tagana Kota Yogyakarta, Tagana Prov. DIY, Tenaga Pelopor Perdamaian (TPT) DIY, TPT Kab. Bantul, TPT Kab. Sleman, Dinas Sosial Prov. DIY, IPSPI DPD DIY, Dinas Sosial Kab. Sleman, ADPC, Kementerian Sosial, dan Pujiono Centre (Pucen) serta perorangan.
