“Biasanya pemerintah menyelenggarakan acara dengan masyarakat saat usai ramadhan, berupa open house atau halal bil halal, ini kegiatan Humas rasanya termasuk pionir dengan menggelar munggahan, ini tradisi baik ketika ramadhan datang disambut dengan menjaga kebersihan hati, saling memaafkan dan silaturahim,” tutup Netty.
Suasana akrab dan nikmat balakecrakan juga mendapatkan apresiasi dari warga yang hadir. Tria (27) mengatakan dirinya bersama suami dan anak-anak sengaja datang ke Gedung Sate karena penasaran dengan botram ala Gedung Sate. “Ini pengalaman unik, karena baru kali ini dilakukan. Seneng karena selain makanannya enak, suasananya juga seru,” katanya. (hms/rls)
