Gubernur Lantik Bupati & Wakil Bupati Bekasi 2017-2022

Gubernur Lantik Bupati & Wakil Bupati Bekasi 2017-2022
0 Komentar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) melantik Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Masa Jabatan 2017-2022 di Aula Barat, Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (22/5/17). Ini merupakan pelantikan Tahap I (pertama) dari 3 (tiga) Tahapan Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih hasil Pilkada Serentak 2017.

Gubernur Lantik Bupati & Wakil Bupati Bekasi 2017-2022Aher melantik Neneng Hasanah Yasin dan Eka Supria Atmaja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi Masa Jabatan 2017-2022. Pelantikan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: 131.32-2864 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 132.32-2865 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat. Kedua keputusan Mendagri tersebut ditetapkan di Jakarta, 17 April 2017.

Dalam amanatnya, Gubernur Aher menekankan agar Bupati dan Wakil Bupati fokus terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia. Dilihat dari piramida penduduk Kabupaten Bekasi menunjukkan bahwa kelompok usia balita, usia sekolah, dan usia produktif mendominasi. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan tersendiri bagi Pemerintah Daerah, terkait dengan tuntutan lapangan pekerjaan yang harus tersedia bagi kelompok usia produktif untuk mengurangi jumlah pengangguran.

Baca Juga:Pemprov Jabar Berkomitmen Perhatikan Pendidikan Hafidz QuranMunggahan, Warga Menikmati ‘Balakecrakan’ di Gedung Sate

Sedangkan bagi kelompok usia sekolah, tantangannya adalah tersedianya akses dan mutu pendidikan yang semakin baik  untuk mencapai tingkat pendidikan tinggi. Ketika memasuki usia produktif mereka bisa bersaing di pasar kerja dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Pendidikan salah satu tekanan, karena di Bekasi itu hadir sekarang sebagai kabupaten yang padat, 3,6 juta jiwa. Sudah mirip provinsi di luar Jawa. Oleh karena itu, titik tekannya pembangunan SDM. Padat penduduk SDM-nya harus unggul, berkualitas, tentu kaitannya dengan industri yang berkembang di kawasan Bekasi,” ujar Aher usai acara pelantikan.

Untuk itu, Aher pun meminta gara Bupati dan Wakil Bupati langsung bekerja mewujudkan janji-janji kampanyenya. Neneng dan Eka diminta agar bisa meningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bekasi yang pada tahun 2016 mencapai 72,09 poin.

Menanggapi hal tersebut, ditemui usai acara pelantikan Bupati Neneng mengungkapkan bahwa Pekerjaan Rumah Pemkab Bekasi masih banyak. Meskipun Bekasi dikenal sebagai kawasan industri besar di Indonesia, namun pengangguran masih tetap akan ada.

0 Komentar