“Dari kelima komponen Pajak Daerah, PKB ditargetkan berkontribusi sebesar 37,15% terhadap PAD, sedangkan BBNKB ditargetkan berkontribusi sebesar 27,09%,” Jelas Deddy.
Oleh sebab itu, Dirinya meminta kepada seluruh Induk Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD), serta titik-titik layanan pembayaran PKB dan BBNKB lainnya seperti Samsat Outlet, Samsat Corner, Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, Samsat Gendong, Samsat NITE, Samsat 3 Provinsi, dan Samsat KCP bjb, yang jumlah seluruhnya mencapai 172 titik, untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya, realisasi PKB yang sampai dengan tanggal 11 Mei 2017 telah mencapai 36,75%, BBNKB I yang sudah mencapai 39,16%, dan BBNKB II yang sudah mencapai 53,24%, pada akhir tahun bisa melampaui target yang telah ditetapkan,” Ujarnya.
Baca Juga:Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Di BekasiDD 2017 Cair, Kuwu Sumurkondang Fokus Benahi Dua Dusun
Secara khusus Deddy juga meminta atensi dari 4 Induk CPPD yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yaitu CPPD Kota Depok I, Kota Depok II Cinere, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi, karena keempat CPPD ini memiliki potensi Kendaraan Bermotor mencapai 4,27 juta unit atau 26% dari total potensi Kendaraan Bermotor di Jabar per 30 April 2017.
Selanjutnya, dalam rangka intensifikasi Deddy juga meminta kepada seluruh Induk CPPD agar terus melakukan program penelusuran KTMDU, Operasi Gabungan Tertib Ranmor, progam pembebasan pokok dan denda BBNKB II dalam dan luar provinsi serta program pembebasan denda PKB dalam provinsi secara periodik.
“Selain itu, perkuat program-program unggulan untuk semakin memudahkan Wajib Pajak dalam membayar PKB, seperti mendekatkan pelayanan Samsat di sekitar rumah ibadah, Sekolah, Kampus, Pabrik, serta kawasan Car Free Day dan Car Free Night, sehingga potensi pajak tergali secara optimal,” Katanya.
Tak lupa, Deddy juga memberikan apresiasi terhadap program e-Samsat yang dari tahun ke tahun realisasinya terus menunjukkan trend positif, yaitu dari 168,6 juta rupiah pada tahun 2014 menjadi 1,22 miliar rupiah pada tahun 2015, dan pada tahun 2016 kembali meningkat pesat menjadi 8,16 miliar rupiah. Bahkan hingga tanggal 3 Mei 2017 realisasi PKB melalui e-Samsat pada 6 bank persepsi sudah mencapai 3,45 miliar rupiah.
“Kita juga bersyukur karena inovasi e-Samsat Provinsi Jawa Barat mendapat kehormatan untuk direplikasi oleh 17 Provinsi di Indonesia, sehingga diharapkan dapat memacu kita untuk berbuat lebih baik lagi dalam menghadirkan inovasi pelayanan prima yang dapat menjadi inspirasi positif bagi daerah lainnya,” Harap Deddy.
