Inisiasi kerjasama sister province atau provinsi bersaudara antara Provinsi Jawa Barat dengan Provinsi Bashkortoshtan di Rusia telah dimulai melalui komunikasi antar-pimpinan kedua negara yang difasilitasi oleh KBRI Moskow. Kerjasama yang bisa dilakukan, yaitu di Bidang Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi. “Ada tiga agenda kita dengan Bapak Gubernur (Aher). Kita ingin mengajak Jawa Barat dalam satu event besar, promosi terpadu, trade, tourism, investment. Ini penting sekali karena ekspose potensi, kekuatan Indonesia perlu kita lakukan bersama daerah-daerah di Indonesia. Dan di Jawa Barat ini lengkap,” ungkap Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Rusia di Moskow, Rusia, Lasro Simbolon usai pertemuan dengan Aher.
Kata Lasro, saat ini telah banyak investor Rusia yang sudah mulai melirik Indonesia. Selain itu, masyarakat Rusia juga sangat antusias terhadap Indonesia. Terlihat dari penyelenggaraan FI pertama, Lasro mengatakan masyarakat Rusia sangat menikmati budaya dan kuliner Indonesia. “Dan saya bangga tadi saya lontarkan apakah Pak Gubernur bisa selain membawa Tim Budaya, tapi juga menghibahkan alat-alat budaya kita, dan beliau (Gubernur) langsung bilang ya. Jadi Gamelan Sunda, Angklung juga nanti akan dibawa dan dihibahkan menjadi instrumen penting mengikat atensi hati dari Rusia ke Indonesia dari perspektif budaya,” papar Lasro.
Rusia merupakan untapped market potensial bagi komoditas unggulan Jawa Barat. Hal ini terbukti tidak ada dampak terhadap volume perdagangan kedua negara sebagai akibat krisis ekonomi Rusia pada 2014. Pada 2015 nilai perdagangan Indonesia-Rusia sebesar $1,9 Miliar US dengan nilai ekspor $933 Juta US dan surplus di pihak Indonesia sebesar $1,1 Juta US. Ekspor utama Indonesia ke Rusia adalah CPO dan farm oil, serta turunannya yang mereka olah menjadi berbagai produk selain minyak goreng. Komoditas lain yaitu ikan, furniture berbahan baku rotan, terutama rotan khas Cirebon. Adapun barang yang diimpor dari Rusia ke Indonesia yaitu gandum, serta alat pertahanan.
Baca Juga:Desa Kudumulya Siap Maksimalkan DD 2017Brimob Polda Metro Jaya Kunjungi Makorem 051/Wijayakarta
Sementara komoditas yang dapat diekspor ke Bashkortoshtan antara lain beras, kopi, dan teh. Selain itu, Provinsi Baskortoshtan adalah provinsi dengan mayoritas penduduknya adalah Muslim. Tentunya hal ini juga akan menjadi peluang pasar yang besar bagi Jawa Barat. Terlebih sebagai Provinsi Halal di Indonesia, banyak produk halal dari Jawa Barat yang bisa dipasarkan kesana.
