Selain itu, sebagai salah satu konferensi keuangan terbesar di Indonesia, konferensi ini telah menarik minat peserta dari seluruh dunia, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Taiwan, Inggris, Amerika Serikat, dan Finlandia. “Keberagaman peserta tahun ini mencerminkan dukungan CIMB dalam mendorong kolaborasi bisnis pan-Asia dan mempromosikan peluang investasi di seluruh ASEAN,” katanya.
Pada akhir tahun 2016, PT CIMB Sekuritas Indonesia mempertahankan posisinya sebagai Perusahan Efek terbesar ke-3 di tahun 2016, menguasai 4,2% pangsa pasar. “Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah membantu Pemerintah dalam melakukan beberapa kesepakatan privatisasi antara lain, Penawaran Umum Perdana PT PP Properti, Tbk dan Right Issue PT Aneka Tambang, Tbk pada tahun 2015. Kami juga melakukan Block Trade Puradelta Lestari pada bulan Agustus 2016, yang merupakan salah satu perusahaan milik grup Sinarmas,” ucap Harry.
Sementara itu, CIMB Investment Bank adalah yang terbesar di Asia Pasifik ex-Jepang dengan kantor di pasar utama ASEAN dan di 11 negara lainnya termasuk Shanghai, Mumbai, London dan New York. Di Indonesia, CIMB Niaga adalah bank terbesar kelima berdasarkan aset, deposito, jaringan kredit dan jaringan cabang. (fjr)
