JAKARTA – Program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada pertengahan 2016 di Indonesia mencapai kesuksesan yang tinggi. Mengumpulkan sekitar Rp 147 triliun, dana repatriasi dari program Amnesti Pajak dialokasikan, antara lain untuk mempercepat program pengembangan industri dan ekonomi di seluruh Indonesia.
Terinspirasi oleh hal tersebut, pada kunjungan yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 Mei 2017 lalu di Jakarta, Bekasi dan Karawang sehubungan dengan ‘CIMB 11th Annual Indonesia Conference’, CIMB mengangkat tema ‘Industry Development-Support to National Economy’, peserta konferensi mengunjungi beberapa komplek industri, yaitu Kota Deltamas (Puradelta Lestari), Taman KLOG (Logistik Kamadjaja) dan Gudang Properti Mega Manunggal serta lokasi bisnis lainnya, yaitu Cikarang Dry Port (JABABEKA) dan Rumah Lelang Adi Sarana Armada. Kunjungan ke beberapa lokasi industri tersebut memberikan gambaran transformasi dan pengembangan industri di Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.
Sementara pada konferensi, yang merupakan puncak acara, CIMB mengangkat ‘Beyond Tax Amnesty’ sebagai tema. Dijadwalkan dari tanggal 3-5 Mei 2017 lalu di Movenpick Resort & Spa, Bali, acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Anggaran dan Manajemen Resiko Robert Pakpahan, Kementerian Keuangan Dody Budi Waluyo, Kepala Kebijakkan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Farah Ratnadewi Indriyani, Wakil Ketua, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Hendra Hartono, Pendiri dan CEO dari PT Leads Property Services Indonesia Edwin Syahruzad, Direktur Pembiayaan dan Investasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Guntur S. Siboro, Managing Director HOOQ TV Indonesia dan Bapak Kusumo Martanto, CEO Global Digital Niaga (Blibli.com).
Baca Juga:Ayo Berangkat..!! Sabtu, BIP Bakal Guncang IndramayuSitus PN Negara Diretas, Muncul Kalimat Dukungan untuk Ahok
Diharapkan konferensi ini akan memberikan tambahan wawasan bagi para profesional di industri keuangan mengenai ekonomi Indonesia menyusul penerapan Program Amnesti Pajak. Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT CIMB Sekuritas Indonesia, Harry Supoyo mengatakan, Program Amnesti Pajak telah menunjukkan kepercayaan tidak hanya dari warga negara Indonesia kepada Pemerintah, namun juga investor asing untuk pengembangan bisnis mereka di Indonesia. “Salah satu indikatornya adalah perkembangan industri yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Menyelenggarakan acara tahunan ini untuk ke-11 kalinya, lanjut Harry, CIMB menyadari potensi Indonesia dan berkomitmen terhadap perkembangannya, oleh karena itu CIMB diterima dengan baik oleh investor untuk membantu mereka dalam perkembangan ekonomi yang dinamis ini.
