Mitha pun berharap besar Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu akan menjadi primadona wisata dunia. Dia ingin Ciletuh-Palabuhan Ratu tidak hanya dikunjungi wisatawan dalam negeri tapi juga wisatawan dari seluruh dunia. “Besar harapan saya agar pesona wisata Ciletuh-Palabuhan Ratu ini akan menjadi primadona wisata dalam negeri dan juga bagi para wisatawan yang akan datang dari seluruh Nusantara bahkan dari seluruh dunia,” katanya.
Acara Malam Pesona Geopark Ciletuh-Palabuhanratu ini merupakan ajang promosi dan sosialisasi Geoparak Ciletuh-Palabuhanratu. Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Geopark Ciletuh-Palabuhanratu sedang dalam proses pengajuan untuk menjadi Unesco Global Geopark (UGG). Rencananya tim asesor atau penilai dari Unesco pun akan datang mengunjungi Ciletuh-Palabuhanratu pada Juni 2017 mendatang.
Dalam acara Malam Pesona ini ditampilkan berbagai seni dan budaya, tayangan tentang keindahan alam Ciletuh-Palabuhanrtau, serta fashion show batik khas Pakidulan. Wagub Demiz optimis dengan berbagai kekayaan alam, keanekaragamanhayati, dan seni-budaya yang ada Ciletuh-Palabuhanratu akan bisa mewujudkan cita-cita sebagai Geopark Dunia atau UGG. Dia juga berkeinginan untuk membangun gedung kesenian di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.
Baca Juga:MoU Dengan Empat Provinsi Tiongkok Hasilkan Payung Hukum Untuk B to BPT CIMB SI Terapkan Program Amnesti Pajak Di Acara Tahunan Ke 11
“Makanya kalau lihat begini (pertunjukan seni-budaya di Malam Pesona) agaknya di Palabuhanratu ini, sama Palangpang juga Ujung Genteng bisa dibuatkan gedung kesenian atau amphitheater yang hanya pakai guwungan saja, sehingga betul-betul anak-anak mudanya ini bisa mengekspresikan kreatifitas mereka,” ujar Demiz.
Demiz juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara Malam Pesona ini. Acara tersebut bisa menjadi ruang kreatifitas – khususnya generasi muda di Ciletuh dan Palabuhanratu untuk mengolah berbagai potensi yang ada. “Acara (Malam Pesona) ini menjadi ruang bagi anak-anak muda khususnya yang kreatif agar bisa mengolah seni-budaya yang ada disini menjadi sebuah atraksi yang menarik, karena sekarang kepariwisataan itu bukan hanya alam tapi juga atraksi seni-budaya masyarakat setempat,” tukas Demiz.
Untuk menjadi sebuah Geopark Dunia tak hanya keindahan alam dan seni-budaya yang menjadi patokan. Keterlibatan atau peran serta masyarakat dalam melestarikan kekayaan alam dan seni-budaya yang ada juga menjadi salah satu pertimbangan. Apalagi apabila peran serta tersebut menjadi nilai tambah dalam peningkatan taraf hidup ekonomi masyarakat di sekitar geopark.
