“Itu sama halnya dengan kerja sama anatar kami dan Australia selatan, saat ini sudah tiga tahun bekerja sama. Jadi kami memiliki rencana bersama, dan mengevaluasinya juga bersama-sama. Kalau ada penyesuaian bisa langsung kita putuskan saat itu (saat pertemuan terjadi),”ujar dia.
Diakui Taufik, rencana joint working group tersebut sudah mereka rencanakan dengan keempat provinsi tersebut yaitu Guangxi Zhuang, Chongqing, Sichuan, dan Heilongjiang. Hal itu meliputi kerja sama teknik dari turunan rencana kerja dengan Mou tersebut.
“Mou akan ditindaklanjuti melalui joint working grup. Diagendakan tahun ini. Mudah-mudahan lancar, kita undang mereka ke empat provinsi itu untuk bicara. Kami sendiri sudah kirimkan rancangan kerja versi rencana Jabar pada mereka. Kemudian mereka kaji, tahun ini mereka ke Jabar atau bisa tahun depan mereka undang kita,”ujar dia.
Baca Juga:PT CIMB SI Terapkan Program Amnesti Pajak Di Acara Tahunan Ke 11Ayo Berangkat..!! Sabtu, BIP Bakal Guncang Indramayu
Sementara itu, pada Rabu ini Pemprov Jabar akan melakukan penandatangan MoU dengan Provinsi Heilongjiang, provinsi pamungkas dalam safari kerja Pemprov Jabar pekan ini. “Sebetulnya Kerja sama kami sudah dimulai sejak 2010 dengan rencana peningkatan kerja sama antar daerah melalui LoI. Memang, tujuan utamanya waktu itu bagaimana mengembangkan kerja sama di bidang pertanian, terutama subsektor dalam pertanian, peternakan dan tanaman pangan,” ujar dia.
Namun, kata dia, ada lagi bidang lain sejalan ada Otonomi daerah seperti sektor kesenian dan kebudayaan, pendidikan, litbang, dan juga yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas pemuda dan yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata.
Jabar-Sichuan
Sementara itu, pada Selasa malam kemarin, Pemprov Jabar telah menandatangani MoU dengan Gubernur Sichuan Yin Li. Pada sambutannya, Li mengatakan, Sichuan terletak di bagian barat Tiongkok, dengan jumlah penduduk banyak, dan pertumbuhan ekonomi yang cepat. “Kami punya penduduk 90 juta orang, no 3 terpadat di Tiongkok dengan luas wilayah 480000 km2, nomor 5 di tiongkok dengan PdB 500 miliar usd/tahun atau nomor enam 6 di Tiongkok,”ujar dia.
Diakui dia, selama ini perhubungan Sichuan dengan Jabar cukup baik. Perdagangan Tiongkok ke Indonesia pun baik. “Kalau menurut saya nilai ini bisa ditingkatkan. Melalui tanda tangan mou bisa memperbanyak pertukaran dan kerjasama. Apalagi saat ini sudah ada 12 perusahaan asal Sichuan yang sudah ada di Indonesia. Mudah-mudahan perusahaan dari kami ini akan berkembang baik, di Jabar khususnya di Indonesia,” ucap dia. Terkait kerja sama pariwisata. Li percaya Indonesia merupakan negara yang cantik termasuk Jabar meski dia belum pernah ke Jabar.
