Ratusan Karyawan PG Sindanglaut Ancam Demo Besar-besaran

Ratusan Karyawan PG Sindanglaut Ancam Demo Besar-besaran
0 Komentar

Audry pun mengatakan, dirinya baru menjabat sebagai Direktur Utama di PT PG Rajawali II Cirebon pada awal Januari 2017 lalu, dan dirinya merasa jabatannya tersebut mendapatkan tantangan dan tugas berat dengan berbagai masalah dan persoalan yang ada di PT PG Rajawali II Cirebon. “Saya baru Januari kemarin menjabat di Rajawali II Cirebon ini dan ditugaskan untuk meningkatkan profesional kinerja internal dan karyawan,” jelasnya.

“Saya tugas disini mendapat warisan hutang hampir sebesar 1 Triliyun rupiah, kita juga punya kewajiban bayar Tax Amnesty yang mana pajak belum dibayar sejak 2005 sampai 2015 hampir senilai Milyaran rupiah. Untuk hutang yang harus dibayar di BRI saja sebesar 70 Miliyar rupiah,” imbuhnya.

Disampaikan , dirinya merasa jika gajihnya saat ini turun 60 persen dari gajih sebelumnya ketika menjabat di PT PG Rajawali I Malang Jawa Timur, dirinya juga mengakui jika sebelumnya ketika bertugas di PT PG Rajawali I Malang mendapatkan penghasilan bonus 17 kali dari gajih. “Saya kalau diberikan pilihan, lebih nyaman bertugas di PT PG Rajawali I Malang, namun karena tugas, saya akan berupaya menyelesaikan persoalan yang ada di PT PG Rajawali II Cirebon, yang penting saya menunjukkan hasil kinerja yang terbaik,” terangnya. (crd)

0 Komentar