HBP ke-53, Jabar Launching Layanan Lapas Berbasis IT

HBP ke-53, Jabar Launching Layanan Lapas Berbasis IT
0 Komentar

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly dalam amantanya yang dibacakan oleh Wagub Demiz dalam upacara, menuturkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan adalah sebagai alat revolusi dalam nation dan character building yang bisa dijadikan momentum perbaikan.

Pemasyarakatan sebagai nation and character building memberikan sebuah makna, bahwa negara harus dapat membangun kapasitas pribadi para pelanggar hukum, agar menjadi pribadi yang lebih baik. Mereka diharapkan menjadi manusia yang menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana, sehingga dapat aktif berperan dalam pembangunan.

“Lembaga Pemasyarakatan tidak hanya sebagai tempat membina narapidana secara konvensional, tetapi juga dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong dihasilkannya produk-produk berkualitas, bahkan dapat memberikan pemasukan bagi kas negara, termasuk memberikan penghasilan bagi narapidana produktif,” kata Yasonna dalam amanatnya.

Baca Juga:Pentas Seni & Budaya Meriahkan Pelepasan Siswa SMAN 1 PabedilanHUT-18, Kota Depok Raih Banyak Penghargaan

Untuk itu, saat ini tengah ditetapkan dan dibangun beberapa industri di Lapas dengan berbagai varian, dari mulai manufacturing, percetakan, olahan makanan, dan penggemukan sapi.

Dalam upacara diberikan penghargaan kepada 14 petugas Lapas yang berprestasi dan mendapatkan penghargaan di bidang kepegawaian. Penghargaan ini diberikan atas komitmen kuat mereka dalam melakukan pemberantasan Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba), serta upaya memperbaiki kualitas dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. (hms/rls)

0 Komentar