Dengar Ada Calo Tiket, Ketua Persika Marah Besar!

Dengar Ada Calo Tiket, Ketua Persika Marah Besar!
KETUA Persika, Kang Jimmy terlihat marah besar di depan ribuan supporter.
0 Komentar

KARAWANG – Mendengar adanya kabar calo tiket dari salah satu pengurus atau supporter Fanatik Karawang, Ketua PERSIKA, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) marah besar.

Pasca memberikan dukungan saat pertandingan persahabatan antara Persika vs Yahukimo FC dari Papua Barat di Stadion Singaperbangsa Karawang, Minggu (9/4), supporter Persika yaitu Fanatik Karawang dan Brigata Laskar Jawara (BRJ), serta Holigan Squad memang meminta izin kepada pengurus Persika untuk melakukan aksi di depan Stadion Singaperbangsa.

Tanpa diduga, saat diminta langsung oleh Ketua Persika untuk memberikan orasi dalam memberikan dukungan moral kepada para pemain Persika yang akan berlaga di Divisi II, salah satu orator supporter Persika dari Fanatik Karawang mengungkapkan kekecewaannya karena masih adanya oknum calo tiket.

Baca Juga:Survei Pilgub DKI Putaran Kedua, Siapa Lebih Unggul?Lantik Dewan Hakim STQ XV Jabar, Wagub Demiz: Junjung Tinggi Netralitas & Objektivitas

“Lamun masih keneh aya calo, pemain Persika rek ngadahar naon. Mending ari harga tiket na sarua mah, ieu mah harga na kuat Rp 50 rebu (Kalau masih ada calo, pemain Persika mau makan apa. Masih syukur kalau harga tiketnya sama, ini mah nyampe Rp 50 ribu,” teriak salah satu orator Fanatik Karawang, di depan pemain, manager dan Ketua Persika, serta ribuan supoorter Fanatik Karawang, BRJ dan Holigan Squad.

Mendengar kabar demikian, Ketua Persika Kang Jimmy terlihat langsung marah besar. Di depan ribuan supporter Persika ia berjanji akan segera menelusuri dan menindak oknum calo tersebut. Karena ditegaskan Kang Jimmy, Persika yang ia bangun dengan susah payah dan mulai besar sampai saat ini tidak mau ternodai dengan adanya persoalan oknum calo tiket.

Bahkan untuk membesarkan Persika, ia harus minta izin kepada Pemkab Karawang untuk “mengemis” ke perusahaan dalam upaya mencari anggaran Persika. Karena secara aturan, Persika tidak diperbolehkan mendapatkan sokongan anggaran dari APBD.

“Yeuh dengekeun ku sia kabeh, sia urang Karawang, aing ge sarua urang Karawang. Lamun Persika make anggaran APBD, isukan pageto aing jeng Ibu Bupati bisa dipenjara. Aing kunaon sampe ngemis-ngemis neangan anggaran Persika ka perusahaan, da Persika teu bisa make APBD. Alesan na ngan hiji aing teh dak, aing embung Persika dijual ka batur (Nih dengerin semuanya, anda orang Karawang saya juga sama orang Karawang. Kalau Persika memakai APBD, besok atau lusa saya dan Ibu Bupati bisa masuk penjara. Saya kenapa sampai ngemis nyari anggaran Persika ke Perusahaan, karena Persika tidak bisa menggunakan APBD. Alasan saya sampe ngemis cuma satu, saya tidak mau Persika dijual ke orang lain,” tutur Kang Jimmy, yang terlihat marah besar tersebut.

0 Komentar